Aktivitas menyusui penting untuk tumbuh kembang bayi. Memberikan ASI secara rutin pada bayi berdampak positif seperti membuat daya tahan tubuh lebih kuat hingga meningkatkan kemampuan otaknya. Dalam s...

Kamis, 07 Juli 2022 | 15:16 WIB Penulis :
Sebagian orang tua mungkin tidak asing lagi dengan cara memeluk bayi menggunakan metode skin to skin. Metode yang disebut juga metode kanguru ini mulai banyak diterapkan. Pasalnya, memang ada banyak manfaat metode skin to skin bagi kesehatan bayi.
Skin to skin bisa dilakukan dengan cara meletakkan Si Kecil pada dada Anda tanpa dihalangi oleh pakaian, sehingga kulitnya langsung bersentuhan dengan kulit Anda. Skin to skin bisa dilakukan saat bayi baru lahir, atau kapan pun Anda merasa perlu melakukannya.
Walau memang lebih baik dilakukan bersama orang tua, skin to skin juga bisa dilakukan oleh anggota keluarga lain yang merawat Si Kecil atau oleh pengasuhnya, kok.
Nah, di bawah ini adalah beragam manfaat skin to skin untuk bayi yang baik bagi kesehatannya:
1. Membangun ikatan batin antara orang tua dengan bayi
Skin to skin merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mempererat ikatan batin bayi dengan orang tuanya. Ini karena, saat melakukan skin to skin, bayi akan merasa lebih aman dan nyaman.
2. Membantu lancarnya proses menyusui
Ikatan yang terbangun antara ibu dengan bayi melalui metode skin to skin akan membantu proses menyusui. Skin to skin yang dilakukan sesaat setelah bayi lahir akan menuntun indra penciuman bayi untuk mencari puting payudara ibu dengan lebih mudah. Dengan begitu, inisiasi menyusui dini (IMD) dapat dilakukan.
Selain itu, jika dilakukan secara rutin oleh ibu dan bayinya, skin to skin juga bisa meningkatkan produksi hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI. Jika produksi ASI lancar, proses menyusui juga akan lebih mudah, kan?
3. Membuat bayi lebih tenang
Manfaat lainnya dari skin to skin adalah membuat bayi merasa lebih tenang dan nyaman. Dengan demikian, bayi juga akan lebih mudah untuk tidur dan tidak rewel.
Skin to skin juga bisa membantu bayi merasa lebih hangat. Hal ini penting bagi bayi prematur, karena tubuh bayi prematur masih belum mampu menjaga suhu badannya tetap hangat.
4. Meningkatkan sistem imun
Nah, satu lagi manfaat skin to skin yang tidak bisa dilewatkan adalah meningkatkan sistem imun bayi. Hal ini dikaitkan dengan adanya paparan bakteri baik dari kulit ibu ke bayi saat melakukan skin to skin sesaat setelah bayi lahir.
Selain itu, saat melakukan skin to skin, aliran oksigen dalam tubuh bayi akan meningkat dan proses menyusui juga bisa lebih lancar. Nah, bila Si Kecil mendapatkan cukup ASI, sistem imunitas tubuhnya juga akan lebih kuat.
Mengingat banyaknya manfaat skin to skin untuk bayi, sayang sekali jika Anda melewatkannya, kan? Anda dan pasangan dapat melakukan skin to skin dengan Si Kecil secara bergantian setiap hari. Bila perlu, tanyakan kepada dokter kapan waktu terbaik untuk melakukan skin to skin dengan bayi.
Source : https://www.alodokter.com/
Aktivitas menyusui penting untuk tumbuh kembang bayi. Memberikan ASI secara rutin pada bayi berdampak positif seperti membuat daya tahan tubuh lebih kuat hingga meningkatkan kemampuan otaknya. Dalam s...
Memilih untuk menyusui bayi adalah pilhan personal, begitu juga dengan pilihan kapan untuk berhenti. Mom sendiri yang dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk menyapih anak. Kebanyakan para ko...
Bagi ibu menyusui yang rutin memerah ASI, melihat perubahan warna ASI dan tekstur ASI tentu sudah biasa. Jika tidak berwarna putih bersih, warna ASI biasanya putih kekuningan. Kepekatannya bisa k...
Tahukah bahwa anak pandai tak selamanya memiliki penampilan yang tenang, diam dan tingkah-tingkah ataupun sikap yang terkadang dianggap positif oleh orang dewasa. Salah satu dari ciri anak pandai atau...
WhatsApp ×