Mengenal diri sendiri tentu merupakan hal yang baik. Sebab dengan begitu kita bisa lebih memahami jati diri kita. Tak hanya itu, mengenal diri sendiri juga dapat membantu kita melakukan refleksi...

Selasa, 07 Februari 2017 | 16:42 WIB Penulis : Erni Wulandari
Bayi dengan rambut tebal sunguh menggemaskan. Selain itu, banyak yang percaya bayi dengan rambut tebal adalah bayi yang lucu dan sehat. Maka tidak heran jika para orang tua melakukan berbagai cara agar rambut bayinya tumbuh lebat.
Salah satu cara menumbuhkan rambut yang lebat pada bayi adalah dengan mencukurnya. Tetapi banyak orang tua masa kini yang ragu mencukur rambut bayi. Alasannya, kasihan karena bayi terlihat gundul, apalagi bayi perempuan. Padahal, ada banyak manfaat mencukur rambut bayi lho.
Kulit kepala bayi lebih bersih
Mencukur rambut bayi sampai gundul mempermudah Bunda membersihkan kulit kepala bayi. Apalagi ketika bayi lahir, biasanya ada kotoran berupa lemak atau sisa kotoran dari dinding rahim Bunda yang menempel padanya. Mencukur membuat sisa kotoran hilang sehingga kulit kepala bisa lebih sehat.
Memudahkan mendeteksi luka dan iritasi
Dengan kepala yang bersih, maka akan memudahkan Bunda melihat jika adanya luka atau iritasi pada kulit kepala. Selain itu, lebih mudah mengobati dan merawatnya jika rambut bayi dicukur, ketimbang harus kerepotan menyibakkan rambut yang menghalanginya.
Rambut bayi lebih sehat
Mencukur rambut bayi gak hanya dilakukan di Indonesia saja lho, Bunda, melainkan di berbagai belahan dunia lainnya. Karena kulit kepala lebih bersih, niscaya rambut yang tumbuh menjadi sehat dan lebat. Tetapi bukan hanya karena mencukur rambut saja ya, Bunda. Asupan gizi juga berpengaruh penting untuk kelebatan rambut bayi dari dalam.
Nah itu dia Bunda, manfaat dari mencukur rambut bayi untuk kesehatan rambut dan kulit kepalanya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tubuh dan mencukupi asupan gizi bayi sebaik-baiknya. Semoga informasi ini berguna ya....
Mengenal diri sendiri tentu merupakan hal yang baik. Sebab dengan begitu kita bisa lebih memahami jati diri kita. Tak hanya itu, mengenal diri sendiri juga dapat membantu kita melakukan refleksi...
Kita biasanya mengidentikkan stres pada beban yang dirasakan oleh orang dewasa. Tetapi tahukah Mama, pada kenyataannya bayi juga dapat merasakan stres di awal masa kehidupannya. Mungkin t...
Dermatitis atopik (eksim) adalah suatu kondisi yang membuat kulit kita merah dan gatal. Profesor Diamant Thaci, kepala Pusat Pengobatan Inflamasi Komprehensif di Universitas Lubeck di Jerman, menga...
Pada umumnya ASI tidak bisa menyebabkan alergi pada bayi. Jika si Kecil mengalami gejala alergi seperti ruam kulit, muntah, dan diare, hal itu sebenarnya adalah reaksi alergi si Kecil terhadap makanan...
WhatsApp ×