Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah yang terjadi secara berlebihan selama hamil. Mual dan muntah (morning sickness) pada kehamilan trimester awal sebenarnya normal. Namun, pada hip...
Selasa, 03 Oktober 2023 | 15:39 WIB Penulis :
Bicara merupakan kemampuan anak yang seringkali sangat ditunggu baik oleh orangtua maupun dokter anak. Kemampuan bicara seorang bayi/anak dapat membantu memprediksikan kecerdasan anak secara keseluruhan.
Bahasa terdiri dari berbagai macam simbol yang bertujuan menyimpan atau mengirimkan informasi dari seseorang kepada orang lain di sekitarnya. Kemampuan berbahasa dapat memcerminkan kemampuan mendengar dan kemampuan mengerti/memahami suatu pembicaraan. Bahasa bukan hanya dapat diamati dalam bentuk kemampuan berbicara tetapi juga dapat dilihat dalam bentuk visual. Misalnya, kita mampu memahami mimik seorang bayi yang sedang gembira, marah, atau sedang takut. Tahapan berbicara seorang bayi/anak meliputi :
Bahasa Visual
Adalah cara seorang bayi menyampaikan keinginan atau apa yang dirasakannya melalui ekspresi wajah. Bahasa visual penting untuk diperhatikan karena timbul pada usia sangat dini, misalnya:
Bahasa Reseptif
Adalah bagaimana seorang bayi/anak memahami apa yang disampaikan oleh orang lain. Contoh bentuk bahasa reseptif pada bayi adalah:
Bahasa Ekspresif
Adalah bahasa yang sehari-hari kita anggap sebagai berbicara yang sesungguhnya. Sebelum tiba di bahasa ekspresif, semestinya seorang anak sudah menguasai dulu bahasa visual dan reseptif. Tetapi, pada gangguan perkembangan AUTISME, seringkali kemampuan berbahasa ekspresif muncul tanpa didahului oleh tahapan bahasa sebelumnya. Kemampuan anak normal berbahasa ekspresif dikuasai melalui beberapa tahapan sejak bayi, yaitu:
Kalau kita memahami tahapan bahasa visual dan reseptif pada bayi, sebetulnya gangguan bicara dapat dideteksi jauh sebelum bahasa ekspresif muncul. Bahasa visual dan reseptif seringkali berhubungan dengan fungsi pendengaran anak. Misalnya, bila pada usia 4-5 bulan anak tampak tidak merespon suara, maka kita harus mengevaluasi indera pendengarannya.
Pendengaran merupakan indera yang sangat penting dalam perkembangan bicara anak. Karena itu, evaluasi pendengaran dalam bentuk screening pendengaran saat bayi lahir amat penting dilakukan. Gunanya adalah untuk mendeteksi kelainan sedini mungkin sehingga secepatnya dapat dilakukan intervensi.
Mencegah gangguan perkembangan bicara
Tahap perkembangan bayi akan berjalan dengan baik bila mereka dibesarkan dengan diberi rangsangan seoptimal mungkin. Mengajak bayi ngobrol sejak dini merupakan hal yang sangat baik dalam mengoptimalkan perkembangannya bicaranya. Menonton televisi, ipad atau hand phone seringkali menarik perhatian bayi. Dua hal yang sangat penting diperhatikan pada tahap dini perkembangan adalah memberi kesempatan bayi bergerak (modal bayi mengembangkan fungsi motorik nya) dan berinteraksi (modal bayi dalam bicara). Kedua hal ini akan berkurang bila bayi diberi kesempatan melihat TV, mereka akan diam dan tidak berinteraksi. Karena itu, sebaiknya tidak memberi kesempatan bayi melihat TV sampai mereka berusia 2 tahun atau sampai mereka betul betul tampak jelas tidak mempunyai masalah dalam bicara.
Source : https://www.klinikdrtiwi.com/
Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah yang terjadi secara berlebihan selama hamil. Mual dan muntah (morning sickness) pada kehamilan trimester awal sebenarnya normal. Namun, pada hip...
Fakta Menarik tentang Bayi Baru Lahir Kehadiran si Kecil akan memberikan kejutan tersendiri bagi orang tua yang akan merawatnya. Anda bisa mengetahui cara bayi mulai tersenyum atau menangis untuk p...
Mallory Smothers begitu terpukau melihat air susu ibu (ASI) yang diperahnya. Suatu kali warna ASI-nya agak keemasan dibanding hari sebelumnya. Mallory menyadari warna ASI ini berubah saat bayinya seda...
Cara Menstimulasi Motorik Halus Anak 1-3 Tahun Banyak aktivitas yang bisa Moms lakukan untuk membantu stimulasi motorik halus anak usia 1-3 tahun. Caranya juga tak perlu rumit. Moms bisa melakuk...