Memasuki tahapan usia dengan masa tumbuh kembang yang pesat, Bunda perlu memberikan lebih banyak perhatian pada si Kecil. Tahapan usia 1 hingga 5 tahun adalah masa emas pertumbuhan otak. Masa emas ini...

Selasa, 04 Juni 2024 | 12:00 WIB Penulis :
6 Manfaat Bone Broth Untuk MPASI Si Kecil
Mungkin Mam sudah tidak asing lagi mendengar Bone Broth. Selain rasanya yang nikmat, Bone Broth juga kaya akan nutrisi, lho, Mam. Terbuat dari tulang hewan dan jaringan ikat yang direbus dengan rempah-rempah selama 12 hingga 24 jam, membuat kaldu tulang ini kaya akan mineral dan nutrisi lainnya. Bone Broth sangat baik dikonsumsi sekeluarga terutama bagi Si Kecil.
Mam bisa memberikan Bone Broth pada Si Kecil saat usianya 6 bulan dan sudah siap memasuki masa makanan pendamping ASI (MPASI). Sebagai permulaan, Mam dapat mulai memberikan Si Kecil Bone Broth dalam jumlah yang sedikit. Perlu diingat ya Mam, sama seperti cairan lainnya, pemberian Bone Broth selama MPASI tujuannya bukan untuk mengganti ASI atau susu formula tetapi hanya sebagai tambahan. Jadi pastikan pemberian Bone Broth sebelum ASI tidak membuat Si Kecil kekenyangan.
Jika Si Kecil sudah mulai mengonsumsi lebih banyak makanan padat, jumlah asupan ASI yang dikonsumsi juga akan berkurang. Saat inilah, Mam dapat memberi mereka Bone Broth dengan jumlah yang lebih banyak. Tetapi sekali lagi, kaldu tulang ini hanya untuk tambahan dan bukan untuk menggantikan ASI atau susu formula Si Kecil. Memberikan Bone Broth sebagai makanan pendamping ASI (MPASI) merupakan pilihan yang tepat karena memiliki banyak manfaat untuk pertumbuhan anak. Lalu, apa saja sih manfaat Bone Broth untuk Si Kecil?
Memperkenalkan rasa baru
Air Susu Ibu (ASI) dan susu formula hanya menawarkan rasa manis. Memberikan Bone Broth untuk MPASI merupakan pilihan yang baik jika Mam ingin memperkenalkan rasa baru untuk meningkatkan kemampuan perasa Si Kecil. Kaldu gurih padat nutrisi ini dapat membantu mendiversifikasi selera anak.
Memperkuat pertumbuhan tulang dan gigi
Bone Broth kaya akan kalsium dan magnesium yang membantu memperkuat pertumbuhan tulang dan gigi Si Kecil. Dalam Bone Broth, kedua mineral ini akan lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang belum sepenuhnya matang.
Membantu membangun jaringan ikat, tulang, dan sendi
Mengandung glukosamin dan kondroitin yang merupakan dua nutrisi terpenting untuk membantu perkembangan dan perawatan sendi Si Kecil. Selain itu, dalam Bone Broth juga terdapat kandungan gelatin serta kolagen yang membantu memperkuat jaringan ikat, tulang, dan tulang rawan anak.
Meningkatkan kesehatan usus dan mengurangi resiko alergi
Bayi memiliki kondisi usus yang masih lemah di beberapa bagian. Asam amino dan kolagen dalam Bone Broth dapat membantu proses pengetatan dan penguatan sambungan yang longgar pada lapisan usus bayi. Hal ini dapat mengurangi resiko alergi dan sensitivitas terhadap makanan saat memperkenalkan MPASI pada Si Kecil.
Mendukung kesehatan sistem pencernaan
Bagi beberapa Mam, mengenalkan MPASI pada Si Kecil mungkin sulit dilakukan karena sistem pencernaannya yang belum matang sempurna. Memberikan Bone Broth bisa sangat membantu karena terdapat kandungan glisin yang dapat mendukung perkembangan sistem pencernaan bayi. Gelatin dalam Bone Broth juga membantu menarik cairan ke dalam usus dan mampu meningkatkan daya gerak usus.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Usus merupakan ‘jantung’ dari sistem kekebalan tubuh yang baik. Karena Bone Broth memiliki kandungan yang dapat meningkatkan kesehatan usus, memberikan Bone Broth untuk MPASI merupakan cara terbaik untuk membangun ekosistem yang sehat dan kekebalan tubuh yang kuat bagi Si Kecil.
Bone Broth dapat Mam buat sendiri di rumah atau membelinya dalam bentuk kemasan. Jika Mam ingin yang lebih praktis, Grouu menyediakan produk Bone Broth yang dapat Mam beli dengan mudah dan instan.
Source : https://www.grouu.id/
Memasuki tahapan usia dengan masa tumbuh kembang yang pesat, Bunda perlu memberikan lebih banyak perhatian pada si Kecil. Tahapan usia 1 hingga 5 tahun adalah masa emas pertumbuhan otak. Masa emas ini...
Dikutip dari Mayoclinic.org, ada dua faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada anak, yakni genetik dan hormonal. Adapun obesitas pada bayi biasanya terjadi karena banyak makan tetapi ...
Fakta Menarik tentang Bayi Baru Lahir Kehadiran si Kecil akan memberikan kejutan tersendiri bagi orang tua yang akan merawatnya. Anda bisa mengetahui cara bayi mulai tersenyum atau menangis untuk p...
Bahaya dari Baby Spa yang Dapat Terjadi Baby spa adalah perawatan yang dilakukan agar dapat memberikan dampak positif bagi bayi ibu. Perawatan ini terbagi menjadi dua sesi, yaitu hidroterapi&n...
WhatsApp ×