Ganti Popok Maksimal 4 Jam Sekali Waktu yang tepat untuk mengganti popok bayi bergantung pada beberapa faktor seperti usia bayi, kebiasaan buang air, dan kondisi kulitnya. Idealnya, popok bayi haru...

Jumat, 22 Agustus 2025 | 16:48 WIB Penulis :
Kejang demam dapat menimpa anak usia 3 bulan hingga 5 tahun. Namun, umumnya kondisi ini lebih sering dialami oleh anak berusia 1–1,5 tahun. Penyebab kejang demam belum dapat dipastikan. Namun, kondisi ini diketahui berkaitan dengan kenaikan suhu tubuh yang terlalu cepat dan kemampuan tubuh anak untuk beradaptasi terhadap peningkatan suhu tubuh.
Sebelum mempelajari cara menolongnya, Bunda perlu tahu dulu nih cara memastikan apakah Si Kecil mengalami kejang demam atau tidak. Sejumlah gejala berikut ini bisa membantu Bunda mengenali kejang demam pada anak, yaitu:
Saat melihat Si Kecil mengalami kejang demam, Bunda jangan panik berlebihan. Cobalah bersikap tenang agar mampu berpikir jernih dan memberikannya pertolongan pertama dengan baik.
Berikut ini adalah beberapa langkah untuk menolong anak yang mengalami kejang demam:
Kejang demam umumnya berlangsung selama 1–2 menit. Setelah itu, anak mungkin akan menjadi lebih rewel dan kebingungan selama beberapa jam, sebelum ia kelelahan dan akhirnya terlelap.
Setelah memberikan pertolongan pertama, Bunda tetap perlu membawa Si Kecil ke dokter meskipun kejangnya sudah berhenti. Hal ini penting dilakukan agar dokter dapat memeriksa kondisi Si Kecil dan mengetahui penyebab kejang yang dialaminya.
Bunda perlu segera membawa Si Kecil ke dokter atau menelepon ambulans bila ia mengalami tanda berikut ini:
Saat anak kejang, dokter akan memberikan obat khusus, seperti diazepam rektal, untuk meredakan kejang yang dialami anak.
Sebagian besar kejang demam pada anak tidaklah berbahaya dan bukan merupakan tanda adanya epilepsi atau kerusakan otak. Kejang demam juga tidak membuat anak mengalami penurunan kemampuan belajar atau gangguan mental.
Namun, Bunda tetap perlu waspada. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, demam yang diikuti dengan kejang dapat menjadi tanda dari meningitis atau gangguan serius lainnya.
Nah, itulah pertolongan pertama saat kejang demam pada anak yang bisa dilakukan. Jika anak mengalami kondisi kejang demam yang membutuhkan pertolongan darurat, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan.
Source :alodokter.com
Ganti Popok Maksimal 4 Jam Sekali Waktu yang tepat untuk mengganti popok bayi bergantung pada beberapa faktor seperti usia bayi, kebiasaan buang air, dan kondisi kulitnya. Idealnya, popok bayi haru...
Miliaria merupakan salah satu masalah kulit yang sering dijumpai pada bayi dan anak. Hal ini ditandai bintil-bintil kecil berwarna merah yang kadang-kadang berisi air, disertai atau tidak kulit yang t...
Saat Si Kecil masuk usia 6 bulan dan siap untuk MPASI, Moms yang ingin memberikan MPASI homemade pun tentu harus siap sedia untuk “jumpalitan” di dapur! Tapi tenang saja Moms,...
Dalam Childhood Allergies, DR.Dawn Lim, dokter anak yang fokus di bidang alergi, menjelaskan bahwa anak-anak yang mengalami eksim akan merasakan gatal-gatal, ruam merah yang muncul dan ...
WhatsApp ×