Bermain dalam posisi duduk Di usia 6-9 bulan, otot-otot leher dan tangan bayi sudah semakin kuat. Untuk membantu bayi mempertahankan keseimbangan duduknya, MomDad bisa meletakkan mainan di depannya...

Selasa, 30 September 2025 | 15:16 WIB Penulis :
Abses payudara adalah benjolan berisi nanah yang tumbuh di bawah kulit payudara akibat infeksi. Abses payudara dapat merupakan komplikasi dari mastitis (infeksi payudara). Abses ini dapat terjadi selama masa menyusui. Menurut beberapa sumber, mastitis laktasi terjadi pada 2-3% wanita menyusui, dan 5-11% di antaranya dapat terbentuk satu atau lebih abses di payudaranya. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, tanpa memandang jenis kelamin. Mereka yang tidak menyusui biasanya mengalami abses payudara akibat obesitas dan merokok.
Jika Anda menderita abses payudara, beberapa gejala berikut ini mungkin Anda rasakan:
Jika Anda menderita infeksi, Anda mungkin akan mengalami demam, kedinginan, dan kelelahan secara bersamaan. Temui dokter jika Anda mengalami gejala-gejala ini. Anda juga harus mencari perawatan medis jika saat ini Anda sedang dirawat dengan antibiotik untuk infeksi payudara, tetapi kondisi tidak kunjung membaik dalam 2 hari.
Abses payudara dapat terjadi jika Anda mengalami mastitis (infeksi payudara) dan tidak segera diobati.
Mastitis adalah kondisi nyeri pada payudara yang ditandai merah, panas, dan perih (meradang). Sedangkan abses adalah kumpulan nanah yang menyebabkan benjolan keras, merah, dan lunak. Mastitis paling sering menyerang wanita menyusui. Meskipun wanita yang tidak menyusui juga dapat terserang mastitis.
Jika semua pengobatan telah diusahakan untuk mengatasi mastitis dan area payudara ibu menyusui tetap keras, menjadi merah dan menyakitkan abses mungkin telah terbentuk. Pengobatan untuk mastitis sesegera mungkin dapat membantu mengurangi risiko terkena abses.
Langkah awal dalam penanganan abses payudara adalah dokter perlu mengeluarkan cairan nanah dari dalam benjolan terlebih dahulu. Dalam prosesnya, mereka mungkin akan mengeluarkan cairan nanah tersebut menggunakan jarum atau membuat sayatan kecil di kulit. Aspirasi jarum akan digunakan jika pasien sedang menyusui atau ukuran benjolan lebih kecil dari 3 cm. Pada penderita yang tidak menyusui, proses pengeluaran cairan nanah dapat dilakukan lebih dari satu kali, karena abses dapat terbentuk berulang.
Jika abses yang sudah dikeringkan meninggalkan rongga besar, dokter akan menutupnya untuk membantu proses pengeringan serta penyembuhan. Untuk membantunya, dokter juga akan memberikan resep antibiotik yang dapat dikonsumsi selama 5-7 hari. Obat-obatan yang dijual bebas, seperti parasetamol atau ibuprofen, dapat membantu meringankan keluhan rasa sakit.
Proses membersihkan nanah dapat dilakukan dengan bantuan dokter. Caranya. pertama dokter akan memberikan pembiusan lokal untuk membuat kulit Anda mati rasa dan tidak merasakan sakit. Setelah itu, dokter akan mulai mengeluarkan nanah dengan membuat sayatan kecil dan mengeluarkan abses, atau dengan mengeluarkan nanah menggunakan jarum.
Setelah nanah selesai dibersihkan, dokter akan meresepkan antibiotik dan menyarankan Anda untuk mengkompres bagian yang terasa sakit dengan kompres air hangat. Kompres air hangat ini juga bermanfaat untuk meredakan peradangan. Kondisi di atas dapat ditangani dengan cepat, jika Anda segera mengambil langkah medis saat pertama merasakan gejalanya. Informasi di atas semoga menambah pengetahuan Anda dan bagikan informasi ini ke orang-orang terdekat Anda. Semoga tetap sehat, dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.
Source : ciputrahospital.com
Bermain dalam posisi duduk Di usia 6-9 bulan, otot-otot leher dan tangan bayi sudah semakin kuat. Untuk membantu bayi mempertahankan keseimbangan duduknya, MomDad bisa meletakkan mainan di depannya...
Setelah operasi selesai dan Mama pulang, ada banyak hal yang harus Mama perhatikan agar luka tersebut terawat dengan benar. Beberapa hal yang Mama perlu lakukan adalah: 1. Menjaga Diri Mama Sendiri...
Pernahkah Mom berharap dapat memberhentikan waktu saat bersama anak-anak? Saat mendengar kata-kata pertamanya, saat si kecil tiba-tiba memeluk Mom sebelum berangkat hari pertama sekolah, atau kala men...
Ketakutan berlebihan ternyata bisa terjadi pada siapa saja termasuk pada anak-anak. Berbagai cara akan dilakukan oleh anak-anak seperti menangis atau berteriak untuk menghilangkan rasa takut yang dial...
WhatsApp ×