Selama berada di dalam kandungan, janin mendapatkan asupan makanan dan oksigen dari plasenta atau ari-ari yang melekat pada dinding rahim. Kedua asupan tersebut disalurkan melalui tali pusar yang...

Selasa, 28 April 2026 | 15:52 WIB Penulis :
Kejang demam dapat menimpa anak usia 3 bulan hingga 5 tahun. Namun, umumnya kondisi ini lebih sering dialami oleh anak berusia 1–1,5 tahun. Penyebab kejang demam belum dapat dipastikan. Namun, kondisi ini diketahui berkaitan dengan kenaikan suhu tubuh yang terlalu cepat dan kemampuan tubuh anak untuk beradaptasi terhadap peningkatan suhu tubuh.
Sebelum mempelajari cara menolongnya, Bunda perlu tahu dulu nih cara memastikan apakah Si Kecil mengalami kejang demam atau tidak. Sejumlah gejala berikut ini bisa membantu Bunda mengenali kejang demam pada anak, yaitu:
Saat melihat Si Kecil mengalami kejang demam, Bunda jangan panik berlebihan. Cobalah bersikap tenang agar mampu berpikir jernih dan memberikannya pertolongan pertama dengan baik.
Berikut ini adalah beberapa langkah untuk menolong anak yang mengalami kejang demam:
Kejang demam umumnya berlangsung selama 1–2 menit. Setelah itu, anak mungkin akan menjadi lebih rewel dan kebingungan selama beberapa jam, sebelum ia kelelahan dan akhirnya terlelap.
Setelah memberikan pertolongan pertama, Bunda tetap perlu membawa Si Kecil ke dokter meskipun kejangnya sudah berhenti. Hal ini penting dilakukan agar dokter dapat memeriksa kondisi Si Kecil dan mengetahui penyebab kejang yang dialaminya.
Bunda perlu segera membawa Si Kecil ke dokter atau menelepon ambulans bila ia mengalami tanda berikut ini:
Saat anak kejang, dokter akan memberikan obat khusus, seperti diazepam rektal, untuk meredakan kejang yang dialami anak.
Sebagian besar kejang demam pada anak tidaklah berbahaya dan bukan merupakan tanda adanya epilepsi atau kerusakan otak. Kejang demam juga tidak membuat anak mengalami penurunan kemampuan belajar atau gangguan mental.
Namun, Bunda tetap perlu waspada. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, demam yang diikuti dengan kejang dapat menjadi tanda dari meningitis atau gangguan serius lainnya.
Nah, itulah pertolongan pertama saat kejang demam pada anak yang bisa dilakukan. Jika anak mengalami kondisi kejang demam yang membutuhkan pertolongan darurat, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan.
Selama berada di dalam kandungan, janin mendapatkan asupan makanan dan oksigen dari plasenta atau ari-ari yang melekat pada dinding rahim. Kedua asupan tersebut disalurkan melalui tali pusar yang...
Kolostrum sudah mulai diproduksi sejak masa kehamilan hingga 2–4 hari setelah persalinan. Warna dan tekstur kolostrum sedikit berbeda dari ASI. Kolostrum berwarna kuning keemasan dan teksturnya ...
Tidur memiliki peranan penting dalam pertumbuhan bayi, karena pada saat tidur terjadi proses perbaikan sel otak dan pengeluaran hormon pertumbuhan. Oleh karena itu, kualitas dari tidur bayi harus dija...
ASI merupakan sumber makanan utama bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Namun terkadang, beberapa bayi bisa mengalami ruam atau gejala lainnya setelah minum ASI. Gejala-gejala ini mirip dengan...
WhatsApp ×