Ada berbagai bentuk interaksi dan permainan yang bisa Moms stimulasi untuk bayi usia 8 bulan setiap hari di rumah. Jika hal ini rutin dilakukan, maka tumbuh kembang bayi akan lebih optimal. Tentu saja...

Senin, 08 Agustus 2016 | 16:33 WIB Penulis : Erni Wulandari
Setelah 6 bulan hanya menerima ASI, anak sudah siap menerima makanan padat. Tapi, ada aturannya, ya. Sistem pencernaannya perlu waktu untuk menyesuaikan diri mencerna makanan dalam bentuk padat. Ada yang bilang bahwa pemberian MPASI harus dimulai dari jenis serealia dulu. Tapi, ada juga yang menganggap bahwa buah-buahan atau sayuranlah yang sebaiknya diberikan pertama kali. Tak usah Sebenarnya, itu bukan hal yang terlalu penting untuk diperdebatkan. Yang penting, berikan bahan makanan segar, serta bukan instan atau siap saji. Secara garis besar, inilah panduannya saat memilih bahan makanan untuk membuat MPASI:
1. SAYURAN. Hindari sayuran yang bisa menimbulkan gas, seperti sawi, kol, kembang kol, kacang panjang, lobak, dan asparagus. Pilihan yang lebih baik adalah wortel, bayam, tomat, dan labu siam.
2. BUAH-BUAHAN. Pilih buah yang tidak menimbulkan gas dan tidak tinggi serat. Pepaya, jeruk, dan pisang bisa jadi pilihan.
3. PROTEIN HEWANI. Pilih bahan makanan hewani berserat rendah, seperti ikan salmon, daging ayam, hati ayam, dan daging sapi giling.
Sumber : Parenting.co.id
Ada berbagai bentuk interaksi dan permainan yang bisa Moms stimulasi untuk bayi usia 8 bulan setiap hari di rumah. Jika hal ini rutin dilakukan, maka tumbuh kembang bayi akan lebih optimal. Tentu saja...
Flat head syndrome adalah kondisi dimana ada satu sisi kepala bayi yang datar. Posisi kepala datar yang disebut secara medis positional plagiocephaly ini bisa terjadi di salah...
Ternyata membacakan buku sedini mungkin sangat baik untuk perkembangan si kecil loh mom. Buku seperti apa sih yang dianjurkan untuk si kecil? Studi menunjukkan bahwa anak yang terpapar...
Rotavirus merupakan penyebab paling umum diare BERAT pada anak-anak di seluruh dunia. Menurut perkiraan Badan Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 215 ribu anak berusia di bawah 5 tahun meninggal setiap tah...
WhatsApp ×