Kiasaran Harga Progam Bayi Tabung

Senin, 26 April 2021 | 11:24 WIB Penulis :


Seperti kita tahu, bukan rahasia lagi bahwa prosedur bayi tabung atau in-vitro fertilization (IVF) memiliki harga yang terbilang cukup tinggi.

Namun sebenarnya harga tersebut tergantung pada klinik atau rumah sakit yang menawarkan prosedur bayi tabung.

Setiap pasangan memiliki biaya bayi tabung yang berbeda, dilihat dari riyawat kesehatan serta langkah-langkah yang dilakukan.

Umumnya, untuk di Indonesia, harga prosedur in-vitro fertilization (IVF) rata-rata mulai dari 80 sampai 130 juta Rupiah, di luar tindakan lain yang dibutuhkan.

Biaya bayi tabung ini akan berbeda-beda pada setiap rumah sakit serta lokasinya juga, lho.

Tinggi rendahnya biaya bayi tabung pun didasarkan pada fasilitas atau alat teknologi yang digunakan, baik sebelum perawatan hingga mencapai tingkat keberhasilan program hamil buatan tersebut.

Moms, jangan mudah terlena dengan biaya yang murah tetapi memiliki tingkat keberhasilan yang rendah atau tidak jelas. Perlu bertanya dan konsultasi lebih detail ke klinik atau rumah sakit tertuju mengenai program bayi tabung.

Biasanya, akan ada tambahan biaya lainnya, seperti obat fertilisasi, vitamin, kontrol, konsultasi dan sebagainya.

Menariknya lagi, beberapa klinik atau rumah sakit juga mungkin dapat menyediakan program bayi tabung dengan program refund atau pengembalian sebagian biaya IVF yang dikeluarkan jika pasangan tidak dapat membuahi.

Umumnya, biaya program bayi tabung meliputi:

  • Registrasi keikutsertaan program bayi tabung
  • Analisa sperma, untuk mengetahui kesiapan atau kesehatan sperma
  • Tindakan bayi tabung
  • Penggunaan obat-obatan
  • Pemeriksaan labaratorium
  • Pemeriksaan penunjang, seperti USG
  • Konsultasi dengan dokter spesialis kandungan

Kehamilan kembar bayi tabung mencapai 20-25 persen. Namun hal ini berdasarkan kondisi pasangan dan tingkat kesuburannya.

Perlu Moms ketahui, bayi tabung berbeda dengan proses inseminasi buatan. "Bayi tabung itu pembuahan di luar tubuh sedangkan inseminasi adalah pembuahan di dalam tubuh," tambah dr. Yassin pada konferensi pers.

Program bayi tabung diutamakan bagi mereka yang mengalami infertilitas seperti sumbatan pada saluran telur, kista, mioma, dan lain-lain.

Kesuksesan program bayi tabung ini dipengaruhi oleh banyak hal, yakni umur calon ibu, gaya hidup, berat badan, sampai jumlah siklus yang dilakukan.

Apapun yang dipilih, pastikan untuk menjalaninya dengan benar dan ikuti saran-saran dari dokter ya Moms.

Artikel Lainnya

Bunda, terlalu banyak karbohidrat, gula, dan pati dapat menyebabkan kerusakan gigi pada Si Kecil. Lamanya karbohidrat berada di gigi adalah penyebab utama di balik kerusakan gigi. Hal terbaik yang ...

Predikat 'hebat' tidak hanya dimiliki oleh ibu, Bunda sebagai ayah pun bisa memiliki predikat ini. Ayah hebat! Sudah siap menjadi ayah hebat? Tenang, tidak sesulit yang Bunda bayangkan,&n...

Menghadapi anak yang 'Mogok' sekolah. Adaptasi anak terhadap lingkungan baru dan teman-teman baru terkadang membuat si kecil menjadi malas / takut kesekolah. Ikuti tips berikut yuk Bunda agar ...

Ahli neuropsikologi anak di University of Minnesota telah menghabiskan bertahun-tahun untuk meneliti fenomena tantrum dan alasan di balik letupan emosi brutal yang kerap terjadi pada anak. Ternyata, l...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................