The American Academy of Sleep Medicine menganjurkan batita tidur pada pukul 19.30, dan bagi usia prasekolah tidur pada pukul 20.00. Namun, tak sedikit balita yang tidak beranjak tidur pada jam tersebu...
Jumat, 18 Maret 2022 | 15:21 WIB Penulis :
Berpuasa memang tidak dianjurkan untuk anak-anak yang belum akil balig atau dalam masa pertumbuhan karena akan mengganggu kesehatan dan aktivitas hariannya. Namun, tidak ada salahnya untuk mempersiapkan anak-anak melakukan ritual ibadah ini.
Dilansir Khaleej Times, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengajari dan mempersiapkan anak-anak berpuasa. Pertama, menanamkan pentingngya puasa pada anak, yaitu memberi pengajaran tentang puasa sesuai hukum Islam, dan apa yang akan diperoleh dengan menjalankan puasa.
Pemahaman yang jelas terhadap arti puasa kepada anak akan memberikan pengertian yang benar kepada anak saat dewasa. Kedua, memberikan pengertian etika berpuasa secara penuh, selain menahan haus dan lapar, juga menjaga perilaku baik, tolong menolong, dan menghindari perilaku serta perkataan buruk, dan menjalankan hukum Islam lainnya perlu ditanamkan. Selain itu, memberi pengertian mengenai itikat sahur dan berbuka juga tidak kalah penting.
Beberapa tips untuk mengajari anak berpuasa juga dirangkum oleh MuslimInc, sebagai berikut.
1. Mulai sejak dini Orang tua atau orang dewasa berperan besar dalam mengajari puasa kepada anak. Memulai lebih awal, tidak harus dengan praktik, tapi mulai mengajarkan tentang puasa dan segala hukum-hukumnya sejak dini akan menstimulasi keingintahuan anak-anak.
2. Puasa berselang Anak-anak tidak dianjurkan untuk berpuasa penuh dari subuh hingga magrib. Sebagai permulaan, ada baiknya meminta anak-anak untuk berpuasa mulai dari subuh hingga jam makan siang, atau dari jam makan siang hingga magrib. Sesudah itu, sampaikan kepada anak-anak, mereka telah melakukan hal yang spesial sehingga memacu anak untuk semangat menjalankan ibadah puasa.
3. Memberi hadiah atas upaya anak Anak-anak cenderung termotivasi dengan hadiah. Ketika mereka berhasil menjalankan ibadah puasa, atau telah berusaha berpuasa, beri hadiah karena telah menyelesaikan tugas, seperti liburan usai Idul Fitri atau memberikan barang yang mereka inginkan.
4. Lakukan hal-hal yang menyenangkan Berpuasa terkadang menjadi seperti tugas bagi anak-anak, dan mereka cenderung bosan dengan tugas. Untuk menghindarinya, coba lakukan hal-hal menyenangkan terkait bulan puasa, seperti membersihkan rumah untuk menyambut hari raya, membuat kue, atau menghias kamar sehingga mereka melupakan rasa lapar, haus, dan lelah.
5. Ajak anak ke masjid Pada saat iftar, bawa anak ke Masjid untuk melihat bagaimana orang-orang dalam komunitas melakukan itikat berbuka puasa. Hal tersebut akan membawa anak-anak merasakan menjadi bagian dari sesuatu yang besar yang bisa membuatnya bersemangat menjalankan puasa.
6. Bergaul bersama teman-teman sepermainan yang puasa Salah satu cara terbaik untuk meyakinkan anak berpuasa adalah membawanya kepada teman sepermainan yang juga berpuasa. Anak-anak tidak akan merasa canggung saat sesamanya juga melakukan tugas yang sama, dan bahkan bisa lebih menyenangkan melakukan hal yang sama bersama-sama.
Source : https://tirto.id/tips
Penulis: Anggit Setiani Dayana
Editor: Dipna Videlia Putsanra
The American Academy of Sleep Medicine menganjurkan batita tidur pada pukul 19.30, dan bagi usia prasekolah tidur pada pukul 20.00. Namun, tak sedikit balita yang tidak beranjak tidur pada jam tersebu...
Fenomena ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua tentang bagaimana anak akan mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri mereka...
Cara Efektif Mengajarkan Anak Menabung Berikut ini adalah beberapa cara efektif untuk mengajarkan anak menabung sejak dini: 1. Berikan Contoh Teladan Orang tua adalah contoh pertama...
Apa yang bisa orang tua lakukan agar anak melewati masa kecilnya dengan bahagia? 1. BAHAGIA DULU Ya, Ayah dan Bunda perlu berkomitmen untuk berbahagia terlebih dulu. “Karena bahagia itu menu...
WhatsApp ×