Anak usia 6 bulan sudah bisa mengalami anemia. Untuk mencegah terjadinya anemia pada anak, pemenuhan zat besi sejak ibu mengandung penting dilakukan. Seperti penuturan perhimpunan Dokter Gizi Medik In...
Jumat, 01 September 2023 | 16:37 WIB Penulis :
1. Mengembangkan Perilaku Positif pada Anak
Keluarga yang hangat dan harmonis akan berpengaruh pada kepribadian anak di masa yang akan datang. Salah satu cara agar suasana keluarga tetap hangat adalah dengan meluangkan waktu bersama atau quality time.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Nasional untuk Ketergantungan dan Penyalahgunaan Zat dari Arizona State University menyatakan bahwa anak-anak dan remaja yang jarang menghabiskan waktu makan malam bersama keluarga, berpotensi dua kali lebih besar menggunakan ganja, minum alkohol, serta kemungkinan muncul perilaku agresif lainnya.
Sementara itu anak yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, umumnya memiliki sifat yang lebih positif serta kooperatif terhadap lingkungan di sekitarnya.
2. Membangun Self Esteem pada Anak
Anak-anak yang menghabiskan banyak waktu bersama orang tuanya akan lebih bisa membangun rasa harga diri yang positif atau yang disebut juga dengan self esteem.
Adanya quality time membuat anak-anak merasa lebih dihargai oleh orang tua mereka. Si kecil pun bakal merasa lebih positif mengenai diri mereka sendiri.
Menghabiskan waktu bersama keluarga ini enggak perlu juga dengan jalan-jalan yang mahal di mal kok. Cukup dengan bersepeda atau bermain game bersama anak, yang penting menjadi bermakna bagi setiap anggota keluarga.
3. Semakin Memperkuat Ikatan Keluarga
Keluarga yang rutin berbagi aktivitas bersama akan semakin membentuk ikatan emosional yang kuat. Banyak studi yang telah membuktikan bahwa anak yang menikmati banyak waktu bersama keluarganya akan semakin memperkuat ikatan emosionalnya terhadap orang tua serta saudara-saudaranya.
Jadi mulai sekarang lebih banyak luangkan waktu bersama anak-anakmu ya, Ma!
4. Dapat Memperbaiki Komunikasi
Ketika menghabiskan waktu bersama anak-anak, kita juga artinya sedang semakin membuka peluang baginya untuk mengembangkan kemampuan komunikasinya. Ketika quality time, setiap anggota keluarga bebas untuk mengungkapkan apa yang sedang mereka rasakan.
Atau cukup bertanya pada anak bagaimana kegiatannya dan perasaannya pada hari ini. Dengan hal tersebut, anak menjadi bisa lebih terbuka dan merasa semakin nyaman untuk bercerita kepada orang tuanya.
5. Membantu Prestasi Akademik Anak Menjadi Lebih Baik
Anak yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga akan memiliki prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan dengan yang jarang melakukan quality time. Dengan quality time ini, anak biasanya bisa akan mendapatkan semangat yang lebih ketika belajar.
Saat ke sekolah mereka juga menjadi lebih nyaman karena telah mendapatkan dukungan dari keluarga maupun saudara-saudaranya.
Nah itu dia beberapa manfaat quality time dengan anak. Yang terpenting adalah kamu menikmati waktu kebersamaan dengan anak-anak ini ya, Ma!
Source : https://kumparan.com/
Anak usia 6 bulan sudah bisa mengalami anemia. Untuk mencegah terjadinya anemia pada anak, pemenuhan zat besi sejak ibu mengandung penting dilakukan. Seperti penuturan perhimpunan Dokter Gizi Medik In...
Masalah sosial bisa jadi dirasakan dan dialami oleh anak yang cadel karena ia tidak dapat berkomunikasi dengan seharusnya, selain itu kemungkinan masalah belajar juga dapat terjadi. Terutama, yang ber...
Kebanyakan anak mungkin akan berpikiran bahwa dokter adalah sosok yang menakutkan dengan jarum suntik sebagai alat andalannya. Inilah salah satu penyebab anak menjadi takut untuk pergi ke dokter gigi....
Mengatasi alergi debu pada anak Selain obat-obatan Selain pengobatan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan Mommies di rumah agar alergi debu pada anak tidak semakin parah. Berikut di antaranya:...
WhatsApp ×