Pengenalan Literasi Digital pada Anak Usia Dini

Kamis, 30 Januari 2025 | 13:36 WIB Penulis :


Tugas kita selanjutnya adalah, perlu membangun kemampuan anak terkait dengan literasi digital seperti halnya berikut ini:

  • Mampu menggunakan perangkat elektronik untuk mendapatkan informasi.
  • Memahami informasi bahwa gambar, teks, cerita, dan film di perangkat elektronik memiliki makna.
  • Mampu menggunakan perangkat elektronik untuk merekam ide, perasaan, kegiatan, atau lingkungan di sekitar mereka.

Dengan memiliki kemampuan di atas diharapkan dapat membantu beberapa hal sebagaimana di bawah ini:

  • Dapat digunakan sebagai media belajar bagi anak usia dini
  • Sebagai sumber belajar untuk mendapatkan informasi dalam mendukung dan mengembangkan rasa ingin tahu anak
  • Sebagai alat komunikasi yang efektif dan efisien untuk menyampaikan pesan atau informasi
  • Sebagai media belajar misalnya penggunaan laptop, komputer, ponsel, kamera pada saat bermain peran.
  • Sebagai sumber belajar misalnya dengan mengajak anak mencari informasi, mendengarkan lagu, melihat video pembelajaran, atau bermain gim untuk mengenal bentuk geometri, dll.
  • Sebagai alat komunikasi misalnya dengan melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan melakukan panggilan atau konferensi video.

 

Lalu, kapan literasi digital dapat dikenalkan kepada anak usia dini? Mom perlu cerdas dalam hal ini, jangan terlalu dini memberikan gawai kepada buah hatinya karena hal itu tentu saja tidak baik untuk tumbuh kembang mereka. Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasan berikut ini:

<ul

·  Pada usia 0-2 tahun sebaiknya anak tidak dikenalkan pada gawai karena sinar pada layar gawai dikhawatirkan membahayakan mata anak dan radiasinya memengaruhi otak anak.

·  Pada usia 2-4 tahun anak diperbolehkan menggunakan gawai untuk bermain gim sederhana dengan alokasi waktu maksimal 1 jam dalam sehari.

·  Pada usia 4-7 tahun anak diberikan kesempatan untuk beresplorasi dengan pendampingan dari orang tua atau orang dewasa. Sebaiknya anak diberikan peraturan dan batasan waktu dalam menggunakan gawai, yaitu maksimal 2 jam dalam sehari.

Literasi digital perlu dikenalkan kepada anak usia dini karena anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, termasuk terhadap gawai. Gawai memiliki fitur-fitur yang memicu tantangan sekaligus keceriaan bagi anak. Gambar, lagu, gim, dan film dengan suara dan warna menarik menawarkan pengalaman bermain yang berbeda bagi anak. Selain itu, melarang atau menjauhkan anak dari gawai dikhawatirkan justru akan membuat rasa penasaran anak semakin tinggi. Sedangkan mengenalkan anak tentang kapan dan bagaimana menggunakan gawai justru akan membantu anak untuk menggunakan gawai secara aman. Perlu adanya keterlibatan orang tua dalam literasi digital sehat untuk anak melalui pendampingan, sehingga Ketika digunakan dengan tepat, perangkat digital menjadi alat untuk membantu anak belajar sehingga mendukung perkembangan mereka.

 

 

Source: paudpedia.kemdikbud.go.id

Artikel Lainnya

Penyakit batuk pilek pada anak sangat umum terjadi terutama saat kondisi cuaca kurang menentu. Apalagi kalau sudah masuk musim pancaroba nih, virus biasanya lebih mudah menyebar melalui percikan atau ...

Purebaby adalah brand yang menciptakan produk bayi yang dikembangkan dengan standart formulasi terbaik “Pharmaceutical Formulation” yang lebih teruji keamanannya dan keefektifitasannya den...

Keputihan ternyata bisa juga terjadi pada anak, lho. Apabila Mommy menemukan bercak putih, kuning, atau kehijauan pada celana dalam anak yang baru digunakan maka kemungkinan besar anak Mommy kini s...

Predikat 'hebat' tidak hanya dimiliki oleh ibu, Bunda sebagai ayah pun bisa memiliki predikat ini. Ayah hebat! Sudah siap menjadi ayah hebat? Tenang, tidak sesulit yang Bunda bayangkan,&n...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................