Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang be...
Jumat, 12 Agustus 2016 | 09:37 WIB Penulis : Erni Wulandari
Pada usia 3-4 tahun si kecil makin lancar bicara. Sekarang dia sudah pandai menyusun satu kalimat yang terdiri lebih dari 3 kata.
Ayo, ajarkan si kecil bicara aturan-aturan berbicara berikut ini:
1. Bergiliran dalam bicara dan mendengarkan
Bercakap-cakap adalah aktivitas yang bergantian, antara “berbicara” dan “mendengarkan”. Harus bergantian agar percakapan jadi menyenangkan. Latih anak melalui simulasi. Misalnya, katakan, “Sekarang Bunda mau menceritakan perjalanan Bunda dari kantor ke rumah. Kamu dengarkan dulu, setelah itu, gantian kamu bercerita tentang kegiatanmu sore ini.” .
2. Harus fokus
Kontak mata adalah alat percakapan terbaik. Menatap lawan bicara berarti anak menghargai lawan bicara. Cara terbaik untuk melatih anak adalah dengan selalu menjaga kontak mata dengan lawan bicara. Segera praktikkan. Setiap Bunda berbicara dengan anak, posisikan tubuh Bunda setinggi tubuh anak dan bicaralah face to face. .
3. Gunakan nada wajar
Latih anak untuk menggunakan nada yang wajar saat berbicara, tidak berteriak atau menjerit, namun bukan berbisik atau bergumam. Orangtua yang berbicara dengan intonasi keras di rumah, biasanya juga akan ditiru oleh anaknya, seperti ditemukan pada keluarga-keluarga di Indonesia dari etnik tertentu.
4. Jaga kecepatan berbicara
Bila sedang bersemangat, kadang-kadang anak bicara terlalu cepat sehingga tidak jelas apa yang dikatakan. Ingatkan anak tarik napas, dan melambatkan bicaranya. Sabarlah mendengarkan anak yang bicaranya lambat sebab masih mencari-cari kata yang tepat, apalagi bila anak bicara gagap. Menyelesaikan kalimatnya akan membuatnya frustasi.
5. Menunggu saat yang tepat untuk berbicara
Kadang-kadang kepala anak begitu penuh informasi, sehingga ia “menyerbu” dengan cerita-ceritanya saat Bunda belum siap mendengengarkan. Agar anak tetap mendapat respon yang baik, ajarkan ia menunggu. Misalnya, dengan mengatakan, “Kamu semangat sekali bercerita, tapi kita habiskan dulu makan malamnya, ya. Terangkan ia bisa tersedak jika makan sambil berbicara.
Faktanya, anak yang tinggal di lingkungan keluarga besar bisa mendengar hingga 12.000 kata dalam sehari, sedangkan anak dari keluarga kecil hanya sekitar 670 kata.
Sumber: Stanford Psychologists
Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang be...
Apa yang terjadi ketika musim hujan tiba? Selain ada banjir, biasanya kondisi daya tahan tubuh Anda dan anak akan melemah. Untuk itu, sebagai orang tua harus tetap menjaga kesehatan si Kecil. Cara...
Sejak anak mulai berjalan, kaki merupakan bagian tubuh yang berperan besar dalam mendukung proses perkembangan balita untuk latihan berjalan. Saat ini, kaki juga menanggung beban terberat. Saat ...
Setiap orang tua harus memahami cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Perlu Anda ketahui bahwa masalah pada mulut bisa menyebabkan beberapa gangguan serius. Setidaknya, bau mulut adalah gan...
WhatsApp ×