Bukan Aturan Yang Membuat Anak Berprilaku Baik

Senin, 22 Agustus 2016 | 13:10 WIB Penulis : Erni Wulandari


Banyak orangtua yang menerapkan begitu banyak aturan agar si kecil berperilaku baik. Namun, sebuah penelitian justru berkata lain. Dua perguruan tinggi di New Zealand mengungkapkan bahwa anak berperilaku baik justru muncul dari kebebasan yang didapatkan dari rumah. Artinya, banyak atura tidak menjamin anak akan memiliki perilaku yang baik.

Auckland University of Technology dan Otago University melihat bahwa masa kecil yang sangat menyenangkan akan menimbulkan dampak yang baik. Kebebasan di taman bermain dapat membantu anak mengembangkan kemampuan lainnya. Menurut para peneliti, banyak hal yang dianggap menjadi perspektif orang dewasa tetapi justru tidak sesuai dengan perspektif anak.

Misalnya ketika menganggap sesuatu berbahaya, sebenarnya anak bisa dan dengan percaya diri melalui hal tersebut. Nyatanya, aturan kadang hanya ketakutan berlebihan dari orangtua. Jika anak dapat menciptakan suasana yang menyenangkan, anak akan memiliki peningkatan konsentrasi di kelas dan dapat meningkatkan empati dengan orang lain.

Grant Shcofield, profesor dalam penelitian ini mengungkapkan terlalu banyak aturan saat anak bermain pada masa sekarang ini. Padahal, ketika anak bermain mereka akan terlibat di dalam sebuah kelompok dan akan meningkatkan motivasi mereka. Bahkan banyak orangtua yang lebih memilih anak di dalam rumah saja.

Bermain dengan bebas juga dapat bermanfaat untuk mengenalkan risiko. Artinya, ia akan memahami konsep bahwa apa yang ia lakukan akan menimbulkan sebuah risiko. Jika si kecil tidak mengalami sebuah kebebasan dan di rumah saja, ia tidak akan mendapatkan nilai tersebut. Jadi, anak berperilaku baik bisa dibentuk dengan kebebasan bermain.

 

Sumber : Nakita

 

Artikel Lainnya

Untuk mengetahui bagaimana tumbuh kembang anak usia 2 tahun yang ideal, mari simak artikel berikut ini.  Berbagai Aspek Tumbuh Kembang Anak 2 Tahun Berikut ini adalah panduan tumbuh kembang an...

Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang be...

Ada berbagai jenis dokter gigi spesialis. Satu di antaranya khusus menangani masalah gigi anak, atau lebih dikenal dengan dokter gigi spesialis anak.   Memeriksakan kesehatan gigi anak...

Tahapan tumbuh kembang anak berbeda-beda sesuai usianya. Ketika anak berusia 2 tahun, otaknya akan mengalami perkembangan yang begitu pesat. Proses ini bisa mendukung anak untuk cepat belajar dan me...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................