Saat si kecil aktif sepanjang hari, ini bisa membuat tubuhnya mengeluarkan keringat dan memicu bau badan. Meski bau badan merupakan bagian dari pertumbuhan anak-anak, namun ini bisa menurunkan keperca...
Selasa, 13 September 2016 | 11:32 WIB Penulis : Erni Wulandari
Mendengar anak batuk tiada henti, tentu kita tidak tega melihatnya. Apalagi jika disertai muntah dan mata berair.
Untuk mengurangi batuknya sebaiknya Bunda hindari makanan dan minuman ini :
1. Makanan manis
Permen rasa manis yang aneka warna adalah makanan favorit anak. Tapi kalau sedang batuk, sebaiknya jauhkan makanan itu darinya. Hasil studi yang diterbitkan oleh International Journal of Pediatric Otorhinolaryngology menemukan adanya hubungan antara tingkat konsumsi permen yang tinggi dengan risiko batuk akibat alergi (allergic rhinitis). Penyebabnya kandungan gula sederhana dalam permen yang menyebabkan terganggunya kerja sistem kekebalan tubuh. Ini juga didukung oleh temuan Dr. Julie L. Wei, dokter anak ahli otolaryngologist di Nemours Children’s Hospital in, menemukan, anak yang mengalami batuk malam hari karena mengonsumsi susu cokelat manis sepanjang hari. Jadi sebaiknya, jauhnya anak dari permen dan makanan bergula tinggi saat ia batuk.
2. Yang dingin-dingin
Dingin, manis, lembut, dan gurih membuat sensasi es krim kala di makan. Dan sebenaranya es bukan penyebab utama batuk. “Namun seorang anak yang sedang batuk dan diberi es krim atau air dingin dapat memicu batuk karena suhu dingin atau sangat rendah menyebabkan rangsangan alergi dan iritasi. Alergi dan iritasi-lah yang menimbulkan batuk, ” kata dr. Luciana B. Sutanto, MS. SpGK dari GLADIOOL Women's & Children's Hospital, Magelang, Jawa Tengah. Maka sebaiknya, ketika anak sedang batuk tidak diberi es krim atau minuman dingin. Menurut riset yang dimuat di Journal of Paediatrics and Child Health, penyakit saluran pernapasan seperti radang tenggorokan juga bisa muncul karena adanya penurunan daya tahan terhadap udara dingin. Kalau anak sehat, boleh saja minum es krim atau air es karena ketika masuk mulut es akan mengikuti suhu tubuh. Sebagai pengganti es krim Anda bisa memberinya yoghurt tidak dingin.
3. Gorengan
Asin, gurih, dan renyah membuat kerupuk, pisang goreng, atau tahu goreng ingin dan ingin lagi dimakan. Namun ternyata gorengan bisa menyebabkan tenggorokan gatal yang merangsang anak batuk. Rasa gatal pada tenggorokan ini, menurut www.thehealthsite.com disebabkan oleh zat akrolein, yang muncul karena proses penggorengan yang sangat panas, yang ditandai dengan munculnya asap saat menggoreng. Hal inilah yang mengakibatkan tenggorokan gatal dan batuk. Jadi, saat batuk sebaiknya jauhi makan gorengan. Saat anak batuk sebagai gantinya Anda bisa memberikan makanan yang dipanggang atau rebus.
Sumber : Ayah Bunda
Saat si kecil aktif sepanjang hari, ini bisa membuat tubuhnya mengeluarkan keringat dan memicu bau badan. Meski bau badan merupakan bagian dari pertumbuhan anak-anak, namun ini bisa menurunkan keperca...
Apa yang Menjadi Penyebab Mutism? Masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi faktor SM tersebut. Namun para ahli perkembangan anak dan peneliti yang tergabung dalam APA berpendapat bahwa k...
Gangguan bicara dan bahasa sering kali dialami anak, mulai dari bicara yang tidak jelas hingga kesulitan mengungkapkan apa yang ia butuhkan. Kondisi ini kerap membuat para orang tua khawatir dan memba...
Penting bagi orangtua atau pengasuh sementara untuk memerhatikan gejala Covid-19 pada anak yang memiliki kontak dengan seseorang yang dinyatakan terpapar virus corona. Beberapa gejala yang paling u...
WhatsApp ×