Jakarta - Bahaya dan risiko yang mengintai anak ada di mana-mana, termasuk ketika mereka lagi main di playground. Makanya, penting banget nih kita memastikan anak-anak aman ketika asyik main di playgr...
Selasa, 14 Februari 2017 | 16:42 WIB Penulis : Erni Wulandari
Perut anak seperti terbuat dari karet, ia hampir tidak berhenti makan. Sepertinya ia tidak pernah merasa kenyang. Kenapa ya Bunda ? Bunda dianggap tak memberi anak makan yang cukup dan layak sampai-sampai ia tampak selalu lapar. Tidak usah malu Bunda ini memang termasuk dalam masalah prilaku makan yang umum dialami anak, terutama ketika ia memasuki usia sekolah.
Penyebabnya antara lain :
* Orang tua kerap menghukum anak dengan makanan, misalnya tidak memberikan makan juka anak bermasalah. Pengalaman ini akan membuat anak ketakutan dan selalu merasa lapar dan pada akhirnya ia berusaha untuk makan kapanpun ada kesempatan.
* Pelampiasan masalah, misalnya ketika anak bermasalah dengan teman, menghindari kewajiban atau akibat selalu di tuntut untuk menghabiskan makanan. Seperti yang Bunda tahu, beberapa jenis makanan memang bersifat menenangkan sehingga beberapa orang kerap menggunakan makanan sebagai sarana pereda stres.
* Bunda selalu menyediakan banyak makanan di rumah yang mudah diakses oleh anak. Dampak paling mengkhawatirkan dari kondisi ini adalah jika anak mengalami obesitas. Sebelum masalah makan ini berujung pada masalah berat badan, Bunda harus mengatasinya dengan cara-cara berikut :
Jakarta - Bahaya dan risiko yang mengintai anak ada di mana-mana, termasuk ketika mereka lagi main di playground. Makanya, penting banget nih kita memastikan anak-anak aman ketika asyik main di playgr...
Kegemaran anak mengoleksi benda-benda tertentu sering dianggap kurang kermanfaat. Apalagi jika anak sudah bosan, benda-benda tersebut menjadi tidak terawat dan berakhir di tempat sampah. Dari segi eko...
Tidak ada yang lebih membahagiakan jika melihat anak tumbuh dengan sehat. Sehat yang di maksud adalah tidak hanya sebatas sehat fisik, tetapi juga sehat mental. Sehat jasmani dan rohani dapat mendukun...
Agar Bunda bisa lebih sabar saat menghadapi si kecil di fase tersebut, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan. 1. Hadapi Fase Threenager dengan Santai dan Tenang Jangan panik dan tetap jaga ...
WhatsApp ×