ichael Ungar, ahli psikolog dari Dalhousie universitas Kanada, menyarankan agar orang tua memberikan tugas dan tanggung jawab sederhana kepada anak seiring pertambahan usia. Kemungkinan besar banyak o...
Kamis, 23 Maret 2017 | 10:34 WIB Penulis : Erni Wulandari
Squishy, mainan remas yang terbuat dari spons (berbahan material Polyurethane) ini sebenarnya bukan barang baru, sudah ada sejak tahun 1937. Diciptakan secara tidak sengaja oleh ilmuan berkebangsaan German, Otto Bayer (yang kemudian menjadi pendiri Bayer Company). Seiring berkembangnya jaman, squishy mengembangkan inovasinya. Kini squishy membuat aneka bentuk dengan warna yang menarik, serta dilengkapi dengan aroma wangi yang disesuaikan dengan bentuknya.
Namun, adakah bahaya yang ditimbulkan dari bermain squshy? Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Jakarta, Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengungkapkan bahwa squishy terbilang aman buat anak. Karena aroma wanginya tidak masalah bagi anak, asalkan tidak menyebabkan alergi, begitupun dengan catnya.
Meski terbilang aman, ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan sebelum membelikan anak squishy dan membiarkan mereka bermain squishy. Berikut adalah tipsnya dari Dr. dr. Rini:
ichael Ungar, ahli psikolog dari Dalhousie universitas Kanada, menyarankan agar orang tua memberikan tugas dan tanggung jawab sederhana kepada anak seiring pertambahan usia. Kemungkinan besar banyak o...
Rasa fennel (adas) sering disebut mirip dengan rasa black licorice. Fennel essential oil (minyak esensial/minyak atsiri adas) dikenal sebagai bahan yang mampu meningkatkan kesehatan pencernaan. ...
Peranan Bunda sangatlah penting dalam urusan pendidikan si kecil. Salah satu hal kecil yang bisa dilakukan sebagai bentuk perhatian adalah menemani anak belajar di rumah. Meski sederhana, kegiat...
Terkadang puasa bisa jadi membosankan bagi anak-anak karena mereka tidak bisa beraktivitas seperti hari-hari biasanya. Namun yang namanya anak-anak pasti akan senang bermain. Untuk mengobati rasa bosa...
WhatsApp ×