Setiap Ramadhan tiba, tak sedikit ada anak yang menyambutnya dengan penuh semangat. Meski anak-anak belum dianjurkan untuk berpuasa, tapi tak ada salahnya juga mengenalkan sejak dini. Memang, hal i...
Senin, 14 Januari 2019 | 10:15 WIB Penulis : Erni Wulandari
Serat merupakan asupan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Bukan hanya orang dewasa saja yang membutuhkan, tetapi anak-anak juga sangat membutuhkan serat. Kebutuhan serat pada balita 6-12 bulan adalah 10 gram per hari sedangkan anak 1-3 tahun butuh 16 gram per hari. Serat makanan itu sendiri, dapat menghasilkan energi atau kalori bagi tubuh. Jenis serat terdapat 2 kategori, yaitu serat larut dan tidak larut.
“Manfaat serat larut untuk menjaga kadar kolesterol dan gula darah sehingga dapat membantu mencegah obesitas pada anak, karena dapat menunda pengosongan perut. Sedangkan manfaat serat tidak larut dapat memperlancar sistem pencernaan sehingga mencegah konstipasi,” jelas dr. Herbowo Soetomenggolo, Sp.A.
Namun jika anak berlebihan mengkonsumsi makanan berserat, maka akan menyebabkan diare dan mengganggu kenaikan berat badan. Bagaimana jika anak tidak suka sayur atau buah-buahan? Anak adalah peniru yang baik, cara terbaik ialah dengan memberi contoh makan makanan berserat dihadapan anak atau mengenalkan sejak dini yaitu sejak awal MPASI.
Lalu apakah beras merah aman untuk balita? Jika kita lihat, makanan memiliki keunggulannya masing-masing, salah satunya beras merah memiliki serat yang cukup banyak. Balita jelas boleh mengkonsumsinya, namun harus dikurangi bagi balita yang kurang gizi karena beras merah mampu membuat lambung merasa kenyang.
Jadi, tunggu apalagi, Moms, ajarkan anak sejak dini mengkonsumsi makanan berserat. Karena, jika anak kurang serat akan mengakibatkan sistem pencernaan terganggu, obesitas bahkan bisa menyebabkan prevalensi anoreksia.
Sumber : ayahbunda
Setiap Ramadhan tiba, tak sedikit ada anak yang menyambutnya dengan penuh semangat. Meski anak-anak belum dianjurkan untuk berpuasa, tapi tak ada salahnya juga mengenalkan sejak dini. Memang, hal i...
Moms, pernahkah menemukan perilaku anak di rumah dan di sekolah sangat berbeda? Saat di sekolah, si kecil adalah sosok yang manis bahkan penurut. Tapi, saat di rumah, duh mulai deh mereka be...
Penanganan Dry Drowning pada Anak Pada anak yang baru saja tenggelam, setelah berhasil keluar dari permukaan air ia harus segera mendapat perawatan medis. Kondisinya pun perlu selalu dipa...
Nah, untuk mencegah hal tersebut, berikut ini beberapa cara mengatasi anak posesif pada Moms yang dapat Moms coba lakukan. 1. Latih Kemandirian Anak Salah satu cara mengatasi anak...
WhatsApp ×