Dikutip dari Study Finds, penulis studi dari Washington University di St. Louis menyimpulkan bahwa dinamika keluarga di rumah, memainkan peran utama dalam timbulnya pikiran bunuh diri pada anak-anak. ...
Senin, 14 Januari 2019 | 10:15 WIB Penulis : Erni Wulandari
Serat merupakan asupan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Bukan hanya orang dewasa saja yang membutuhkan, tetapi anak-anak juga sangat membutuhkan serat. Kebutuhan serat pada balita 6-12 bulan adalah 10 gram per hari sedangkan anak 1-3 tahun butuh 16 gram per hari. Serat makanan itu sendiri, dapat menghasilkan energi atau kalori bagi tubuh. Jenis serat terdapat 2 kategori, yaitu serat larut dan tidak larut.
“Manfaat serat larut untuk menjaga kadar kolesterol dan gula darah sehingga dapat membantu mencegah obesitas pada anak, karena dapat menunda pengosongan perut. Sedangkan manfaat serat tidak larut dapat memperlancar sistem pencernaan sehingga mencegah konstipasi,” jelas dr. Herbowo Soetomenggolo, Sp.A.
Namun jika anak berlebihan mengkonsumsi makanan berserat, maka akan menyebabkan diare dan mengganggu kenaikan berat badan. Bagaimana jika anak tidak suka sayur atau buah-buahan? Anak adalah peniru yang baik, cara terbaik ialah dengan memberi contoh makan makanan berserat dihadapan anak atau mengenalkan sejak dini yaitu sejak awal MPASI.
Lalu apakah beras merah aman untuk balita? Jika kita lihat, makanan memiliki keunggulannya masing-masing, salah satunya beras merah memiliki serat yang cukup banyak. Balita jelas boleh mengkonsumsinya, namun harus dikurangi bagi balita yang kurang gizi karena beras merah mampu membuat lambung merasa kenyang.
Jadi, tunggu apalagi, Moms, ajarkan anak sejak dini mengkonsumsi makanan berserat. Karena, jika anak kurang serat akan mengakibatkan sistem pencernaan terganggu, obesitas bahkan bisa menyebabkan prevalensi anoreksia.
Sumber : ayahbunda
Dikutip dari Study Finds, penulis studi dari Washington University di St. Louis menyimpulkan bahwa dinamika keluarga di rumah, memainkan peran utama dalam timbulnya pikiran bunuh diri pada anak-anak. ...
"DHA itu baik untuk perkembangan otak. DHA banyak terdapat di ikan-ikan. Ikan salmon itu luar biasa DHA-nya. Tapi di Indonesia kita punya ikan kembung yang sama DHA-nya dengan harga yang jauh leb...
Ooops…! Lihatlah Si Kecil tidak sengaja melukai wajahnya sendiri. Ternyata kukunya sudah panjang dan perlu dirapikan, Moms. Inilah saatnya Si Kecil mendapatkan perawatan kuku pertamanya. Namun ...
Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak yang berusia 9-11 bulan dibiasakan untuk mendapat camilan sehat yang dapat digenggam tangannya sendiri. Tujuannya agar kebutuhan gizi anak semaki...
WhatsApp ×