Acara menyikat gigi bisa menjadi ajang bermain yang menyenangkan bagi anak. Selain karena bisa meniru tingkah laku orang dewasa, ia dapat mencicipi rasa pasta gigi yang menarik. Saking doyannya, beber...

Selasa, 18 Oktober 2016 | 17:28 WIB Penulis : Erni Wulandari
Meski sudah merencanakan selang waktu kehamilan, ternyata masih bisa juga kesundulan. Berikut ini penyebabnya.
1. Salah Hitung Ovulasi
Kehamilan terjadi karena adanya pembuahan dalam masa subur. Kapan masa subur atau ovulasi terjadi usai melahirkan? Rata-rata antara 45 hingga 95 hari pertama setelah melahirkan. Namun, kesuburan berlaku individual. Sebuah kasus istimewa mencatat, seorang mama bisa mengalami ovulasi 25-30 hari setelah melahirkan.
2. Gagal Kontrasepsi
Hal ini bisa terjadi karena saat kontrasepsi digunakan, sebetulnya mama sudah memasuki masa subur dan dibuahi. Atau, penggunaan kontrasepsi tidak sesuai aturan. Misalnya, penggunaan pil KB, yang sebenarnya cukup efektif. Namun kegagalan bisa terjadi karena Anda tak memenuhi jadwal minum sesuai aturan. Padahal, lewat 2 hari saja, kadar hormon yang mempersiapkan pematangan sel telur akan meningkat, dan bisa terjadi pembuahan.
3. ASI Tidak Eksklusif
Jika Anda menyusui eksklusif, maka secara langsung terjadi kontrasepsi alami atau disebut amenorea laktasi. Memang, teorinya, semakin sering mama menyusui, kadar hormon prolaktin meningkat dan otak melepaskan hormon penghambat (inhibitor) yang akan mengurangi kadar estrogen, sehingga tidak terjadi ovulasi. Tapi, Anda harus benar-benar menerapkan 3 syarat amenorea laktasi dengan ASI eksklusif agar tidak hamil. Jika salah satu dari tiga syarat tidak terpenuhi, maka ovulasi bisa terjadi.
4. Salah Persepsi Masa Subur dan Haid
Usai Anda melahirkan, terjadi perdarahan berkepanjangan dengan darah berwarna merah terang atau disebut juga masa nifas. Setelah sekitar 4 mingguan, darah nifas akan berkurang, yang menandakan rahim mulai pulih. Ini yang dijadikan patokan bahwa ovulasi baru dapat terjadi di atas 6 minggu. Sebenarnya, yang terjadi, sebelum haid pertama setelah nifas pun, ovulasi sudah dapat berlangsung.
Sumber : Parenting
Acara menyikat gigi bisa menjadi ajang bermain yang menyenangkan bagi anak. Selain karena bisa meniru tingkah laku orang dewasa, ia dapat mencicipi rasa pasta gigi yang menarik. Saking doyannya, beber...
Hamil lagi setelah baru beberapa bulan melahirkan bisa saja terjadi. Ini menyebabkan bayi lahir ketika kakaknya kemungkinan masih butuh menyusu. Mau tidak mau, Mom harus menyusui dua anak sekaligus at...
Sejauh ini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab baby blues pada moms. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, seperti perubahan peran dan tanggung...
Ruam popok merupakan masalah kulit yang paling sering terjadi pada si Kecil. Gejala ruam popok pada si Kecil tentu bikin gatal, nggak nyaman dan mudah rewel, Ma. Bikin kuman mudah masuk ke area n...
WhatsApp ×