Tips Membersihkan Pompa ASI

Jumat, 29 April 2022 | 15:51 WIB Penulis :


Jakarta – Kebanyakan ibu menggunakan alat pompa untuk menyediakan ASI selama bekerja. Sebenarnya, pemakaian pompa ASI sah-sah saja, asalkan ibu harus bisa menjaga kebersihan pompa ASI yang digunakan. Jenis pompa yang digunakan juga tergantung pada kebutuhan ibu, yaitu bisa menggunakan pompa ASI manual atau pompa ASI elektrik.

Hal terpenting yang harus dilakukan saat menggunakan pompa ASI adalah menjaga kebersihannya. Sebab saat membersihkan pompa ASI, ibu harus melakukannya dengan teliti. Salah satu caranya adalah dengan sterilisasi. Proses ini akan menghilangkan semua bakteri, jamur, dan kuman setelah diberikan uap atau disiram air panas mendidih. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk melakukan sterilisasi alat pompa ASI, salah satunya dengan air panas mendidih.

Cara Sterilisasi dan Membersihkan Pompa ASI

Sebelum melakukan sterilisasi, pastikan tangan ibu bersih terlebih dulu. Selain itu, kumpulkan alat pemompa ASI yang akan dicuci. Periksa juga apakah perlengkapan pompa ASI itu kotor atau berjamur selama penyimpanan. Jika tabung berjamur, buang dan ganti dengan segera.

Baca juga: Tips Memompa ASI yang Benar

Sehabis melakukan sterilisasi, jangan lupa untuk membersihkan pompa ASI. Berikut ini enam cara membersihkan pompa ASI yang bisa ibu terapkan:

  1. Cermati bagian yang harus dicuci dan tidak. Sebab, tidak semua bagian dari pompa ASI bisa dicuci. Ibu bisa mengetahuinya dari pedoman penggunaan dan pencucian pompa ASI yang tersedia. Bagian pompa ASI yang harus dicuci biasanya adalah botol, corong, leher, dan klep atau katup. Sementara, bagian yang tidak boleh dicuci adalah selang serta mesinnya.
  2. Lepaskan semua bagian botol satu per satu. Tujuannya agar ibu bisa membersihkannya secara menyeluruh.
  3. Jangan mencampurkan pompa ASI dengan alat dapur lain saat mencucinya. Gunakan wadah khusus untuk membersihkan pompa ASI. Namun, pastikan wadah itu hanya digunakan untuk membersihkan perlengkapan bayi. Hindari meletakkan bagian pompa ASI di tempat pencuci piring. Hal ini dilakukan untuk agar pompa ASI tidak terkontaminasi kuman, bakteri, atau jamur yang ada di bak cuci piring.
  4. Rendam bagian pompa ASI yang sudah dilepaskan dengan air panas yang sudah dicampur dengan sabun pencuci botol bayi. Cuci dan bilas alat pompa ASI dengan air hangat, lalu siram kembali pompa ASI dengan air panas mendidih untuk memastikan kebersihan alat tersebut.
  5. Setelah selesai, keringkan alat pompa ASI. Ibu bisa menggunakan tisu bersih atau lap khusus yang bersih. Hindari menggunakan lap dapur atau lap cuci piring biasa karena bisa mencemari pompa ASI yang sudah bersih.
  6. Bersihkan juga wadah dan sikat yang digunakan untuk membersihkan pompa ASI. Setelah bersih, biarkan alat tersebut hingga kering sebelum digunakan kembali.

Yang perlu diingat juga dalam membersihkan pompa ASI adalah lakukan segera setelah pompa ASI selesai digunakan. Hal ini bertujuan untuk mencegah alat pompa ASI terkontaminasi dengan kuman ataupun bakteri penyebab penyakit.

 

Source : Halodoc.com 

Artikel Lainnya

 Bayi dikatakan mengalami hipotermia jika suhu tubuhnya berada di bawah 35 derajat Celsius. Dalam kondisi normal, suhu tubuh manusia adalah sekitar 37 derajat Celsius. Cuaca dingin, misalnya s...

Apakah buah hati Anda mulai memainkan gelembung ludah yang keluar dari mulutnya? Jangan dilarang. Orangtua cukup memantaunya dengan saksama. Faktanya, bermain gelembung ludah punya manfaat bagi tum...

Gumoh merupakan kondisi umum yang dialami bayi di awal-awal kehidupannya. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gumoh terjadi karena lambung bayi masih sangat kecil dan katup lam...

Meski terlihat halus dan kenyal, kulit bayi sangat tipis sehingga kelembapannya mudah hilang dan harus diberi lapisan pelindung. Kulit adalah organ manusia yang melindungi organ tubuh dan terletak pal...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................