Potty Training Untuk Bayi

Selasa, 22 Maret 2016 | 11:52 WIB Penulis : Erni Wulandari


Sebuah teknik yang disebut Elimination Communication (EC) percaya bahwa Anda bisa menembus semua mitos tentang potty training, dengan melakukannya sejak dini saat anak masih bayi. Konon, pendekatan ini lebih alami sehingga tidak membutuhkan apa pun kecuali intuisi orang tua, wadah potty, dan alat pembersih.

EC yang juga dikenal sebagai training potty bayi secara alami, merupakan proses di mana melalui observasi terhadap suara bayi, ekspresi muka, gerakan tubuh, dan tanda-tanda lain, Anda bisa belajar mengenali bahwa bayi Anda akan buang air. Orang tua, sebaliknya, akan membantu bayi untuk lebih waspada pada tanda-tanda tersebut dan bisa buang air sendiri.

Metode bebas popok ini memang belum banyak dikenal. Ini lebih merupakan proses di mana orang tua dan anak belajar berkomunikasi. Orang tua harus bisa membaca tanda-tanda yang diberikan bayi.

Meski awalnya agak membingungkan, lama kelamaan banyak orang tua yang belajar dari 'muka pup' anaknya atau mengenali geliat-geliat tubuh anak saat harus buang air. Ketika bayi mengirimkan sinyal "Udah waktunya, nih", orang tua memegangnya di atas wadah potty (bisa berupa toilet, kursi potty, ember, atau bahkan mangkuk kecil.

Tindakan ini diikuti dengan kata secara verbal, seperti "Ayo, pipis atau pup, Sayang!" atau suara seperti psss.. Lama kelamaan anak mengerti hubungan antara kedua hal tersebut. Agar proses menjadi lebih mudah, bayi-bayi EC sering tidak memakai popok atau alas yang tidak terlalu menyerap dengan baik.

Jika dilakukan secara teratur, anak di bawah usia 1 tahun bisa menggunakan bahasa isyarat atau tanda-tanda lain untuk mengomunikasikan keinginannya untuk pergi ke toilet (meski mereka belum bisa berjalan ke kamar mandi sendiri!).

 

Artikel Lainnya

Sebagai orangtua, mengetahui perawatan untuk bayi sangatlah penting. Baik perawatan bayi yang paling penting sampai yang paling sederhana ada aturan tersendirinya, Ma. Salah satu perawatan bayi yan...

Setiap orangtua tentu ingin memiliki bayi dengan rambut yang tebal. Bayi dengan rambut tebal akan terlihat menggemaskan. Namun, tidak semua bayi bisa memiliki rambut yang tebal. Itulah sebabnya, beber...

Saat pandemi virus Corona (Covid-19) melanda dunia, kesehatan menjadi prioritas utama. Orang belajar dan jadi rajin cuci tangan, membersihkan diri, menjaga asupan nutrisi, dan menjaga imunitas tubuh. ...

Gumoh merupakan kondisi umum yang dialami bayi di awal-awal kehidupannya. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gumoh terjadi karena lambung bayi masih sangat kecil dan katup lam...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................