Selamat, kini buah hati Anda telah lahir. Rasa bahagia memenuhi hati Anda kala menggendong si Kecil untuk pertama kalinya. Namun, lho kok, mengapa kulit bayi baru lahir tidak tampak hal...

Rabu, 09 April 2025 | 17:42 WIB Penulis :
Kemampuan bayi untuk duduk dipengaruhi oleh kemampuan motorik kasarnya, yaitu gerakan yang melibatkan otot-otot besar, seperti otot leher, bahu, perut, punggung, dan pinggang. Selain itu, kemampuan ini juga memerlukan kemampuan motorik halus, seperti menyentuh dan menggenggam.
Karena kecepatan perkembangan setiap bayi tidak sama, usia bayi bisa duduk juga dapat berbeda-beda. Namun, biasanya, bayi mulai bisa duduk di usia 4 bulan.
Bayi mulai belajar duduk di waktu yang sama saat ia mulai bisa tengkurap dan mengangkat kepala, yaitu pada usia 3 atau 4 bulan. Ia akan mulai mencoba duduk dengan memiringkan badannya terlebih dahulu, kemudian perlahan-lahan belajar menggunakan lengan untuk menopang badannya.
Setelah itu, pada usia 5 bulan atau 6 bulan, otot punggung bayi sudah cukup kuat untuk berusaha duduk walaupun masih banyak dibantu oleh lengan. Pada usia ini, bayi belum mampu untuk duduk dengan stabil.
Namun, seiring perkembangan otot punggung dan keseimbangan tubuhnya, posisi duduk bayi akan semakin stabil.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bayi tidak bisa langsung duduk dengan stabil. Orang tua atau pengasuh harus tetap siaga menjaganya, sebab pada awalnya, bayi akan banyak jatuh ke samping tidak lama setelah berhasil duduk.
Pada tahap awal, bayi hanya bisa duduk selama 1–2 detik, sebelum akhirnya jatuh. Seiring bertambah kuatnya otot-otot penopang tubuh, bayi semakin mampu untuk duduk lebih lama.
Memasuki usia 6–7 bulan, bayi akan mulai mencoba meraih dan menggenggam berbagai benda di sekitarnya. Pada saat ini, bayi dapat diajak bermain dengan mainan atau benda lain yang mudah diraih, agar ia bisa belajar menyeimbangkan tubuh dan melatih koordinasi gerakan tubuhnya.
Setelah mampu duduk dengan stabil, bayi akan mulai mencoba posisi baru dengan kaki dan tangannya, untuk belaja merangkak. Menjelang usia 1 tahun, biasanya bayi sudah bisa merangkak dan bergerak aktif.
Guna mendukung kemampuan bayi untuk duduk, MomDad dapat membantunya dengan beberapa cara berikut:
Angkat badan bayi ke posisi duduk
Saat bayi dalam posisi telentang, angkat badan bayi secara perlahan ke posisi duduk. Gunakan juga suara-suara yang menarik agar latihan ini lebih menyenangkan bagi bayi.
Biasakan bayi dalam posisi tengkurap
Biasakan bayi bermain dalam posisi tengkurap dan manfaatkan mainan berwarna-warni serta berbunyi atau perlihatkan ekspresi lucu untuk menarik perhatiannya. Cara ini dapat menguatkan otot leher, bahu, dan punggung bayi yang akan menunjang kemampuannya untuk duduk.
Biasakan bayi dalam posisi duduk
Jika kepalanya sudah lebih stabil dan ia lebih sering mengangkat badan, biasakan bayi dalam posisi duduk. Sanggah tubuh bayi dengan bantal dan pangku atau dudukan ia di kursi khusus bayi beberapa kali sehari selama 5–10 menit.
Usia bayi bisa duduk memang tidak selalu sama pada semua bayi. Oleh karenanya, orang tua tidak perlu khawatir berlebihan jika bayinya belum bisa duduk pada usia 4–6 bulan, karena sebagian bayi mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar duduk. Namun, jika bayi belum bisa duduk hingga usianya 9 bulan, sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis anak.
Source : alodokter.com
Selamat, kini buah hati Anda telah lahir. Rasa bahagia memenuhi hati Anda kala menggendong si Kecil untuk pertama kalinya. Namun, lho kok, mengapa kulit bayi baru lahir tidak tampak hal...
1. Membantu Meningkatkan Produksi ASI Tahukah, Ibu? Daun katuk mengandung Laktagogum dan Prolaktin yang tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan serta melancarkan produksi ASI. Sebagai var...
Keamanan anak adalah prioritas utama setiap orang tua, namun ancaman sering kali datang dalam bentuk yang sangat halus dan sulit dikenali. Child grooming merupakan salah satu bentuk manipulasi...
Pemicu Shaken Baby Syndrome Pada dasarnya shaken baby syndrome terjadi ketika orang tua mengguncang bayi atau balita terlalu keras. Oleh karena itu, orang tua perlu menenangkan bayi denga...
WhatsApp ×