PMK umumnya dilakukan untuk bayi baru lahir yang ditempatkan di dada Moms tanpa busana, dengan kepalanya dimiringkan ke sisi kanan atau kiri. Metode ini bisa menjadi alternatif untuk inkubator dalam...

Rabu, 23 April 2025 | 13:30 WIB Penulis :
Gumoh merupakan kondisi umum yang dialami bayi di awal-awal kehidupannya. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gumoh terjadi karena lambung bayi masih sangat kecil dan katup lambung belum benar-benar kuat. Ini akan membuat cairan ASI dapat mengalir kembali ke mulut. Gumoh akan berkurang dan menghilang saat bayi mencapai usia 18 – 24 bulan.
penyebab bayi gumoh perlu diketahui agar bisa mengatasinya dengan tepat. Selain itu, banyak juga yang menyamakannya dengan muntah. Padahal kedua masalah ini merupakan kondisi yang berbeda. Muntah pada bayi biasanya muncul karena kondisi tertentu seperti infeksi atau alergi.
Bayi yang gumoh biasanya akan terlihat baik-baik saja dan tidak rewel. Sementara bayi yang muntah biasanya cenderung rewel dan disertai gejala lainnya seperti diare, demam, atau kembung.
Bayi sering gumoh sebenarnya bukanlah masalah yang perlu dikhawatirkan. Biasanya hal ini bukanlah masalah yang serius dan lumrah terjadi pada bayi. Penyebab bayi sering gumoh ini berkaitan dengan proses menyusu bayi.
Pada usia bayi masih beberapa minggu hingga 5 bulan, cincin otot yang berfungsi untuk menutup ketika ASI atau susu sudah masuk ke dalam lambung untuk mencegahnya naik kembali ke kerongkongan belum bisa menutup dengan sempurna. Hal inilah yang menyebabkan susu dapat kembali ke kerongkongan dan menjadi penyebab bayi sering gumoh.
Bayi yang baru berusia beberapa minggu mungkin akan lebih sering mengalami gumoh ini karena sistem pencernaannya yang belum sempurna. Namun, hal ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia bayi.
Penyebab bayi sering gumoh bisa bermacam-macam. Hal ini berkaitan dengan kondisi dan keadaan bayi saat menyusu. Berikut beberapa faktor penyebab bayi sering gumoh:
Posisi bayi dan Moms saat menyusu. Posisi Moms yang menyusui sambil tiduran miring dan bayi telentang akan membuat cairan asi tidak masuk ke dalam saluran pencernaan. Asi malah akan masuk dalam saluran pernapasan.
Selama bayi tetap mau menyusu dan makan, berat badan masih bertambah sesuai usia, tidak rewel dan tetap terlihat nyaman, hingga tidak terlihat sesak, maka hal ini masih tergolong normal. Kamu tidak perlu terlalu khawatir terhadap penyebab bayi sering gumoh tersebut.
Namun, kamu tetap harus memperhatikan kesehatan bayi saat menyusui dan tidak lupa selalu memeriksakan bayi kepada dokter secara rutin. Kamu juga bisa melakuka beberapa cara mengatasi gumoh pada bayi yang tepat.
Setelah mengenali penyebab bayi sering gumoh, kamu juga tentunya perlu mentahui cara mengatasinya. Berikut beberapa cara mengatasi gumoh pada bayi:
Source : fimela.com
PMK umumnya dilakukan untuk bayi baru lahir yang ditempatkan di dada Moms tanpa busana, dengan kepalanya dimiringkan ke sisi kanan atau kiri. Metode ini bisa menjadi alternatif untuk inkubator dalam...
Para ibu menyusui yang juga berstatus sebagai wanita karier menyimpan stok Air Susu Ibu Perah (ASIP) di lemari pembeku adalah hal yang lazim dilakukan. Namun, ketika terjadi pemadaman listrik, bias...
Mallory Smothers begitu terpukau melihat air susu ibu (ASI) yang diperahnya. Suatu kali warna ASI-nya agak keemasan dibanding hari sebelumnya. Mallory menyadari warna ASI ini berubah saat bayinya seda...
Sebenarnya, membacakan buku pada bayi itu benar-benar penting tidak, ya? Apakah anak bayi mengerti apa yang diucapkan orang tua ketika sedang dibacakan buku? Mungkin pertanyaan-pertanyaan ini kerap...
WhatsApp ×