Mengatasi Separation Anxiety Pada Anak

Kamis, 31 Maret 2022 | 16:58 WIB Penulis :


Tidak mudah untuk mengakhiri rengekannya ketika Moms akan pergi. Belum lagi ketika di perjalanan atau sedang bekerja, Moms akan selalu memikirkan ia sedang mencari-cari Moms.

Ketika anak sudah besar, ia mungkin menelefon dan melakukan video call tanpa kenal waktu, dan meminta Moms pulang. Namun, berikut ini kiat dari American Academy of Pediatrics (AAP) agar Moms tangguh mengatasi gangguan kecemasannya.

1. Buat Ritual Perpisahan yang Cepat

Cukup beri kecupan di pipi kanan, kiri, dan salam ketika pamit.

Atau memberikan selimut atau mainan khusus saat Moms pergi, pertahankan perpisahan yang pendek dan manis. Jika Anda berlama-lama untuk meredakan rengekannya, kecemasannya akan menjadi-jadi.

2. Bersikaplah Konsisten

Dalam setiap perpisahan, Moms mesti konsisten dengan ritual tadi. Meskipun ada waktu luang misalnya, Moms perlu mengantisipasi momen tidak terduga kapan

Sebuah rutinitas dapat mengurangi rasa sakit hati pada anak, sekaligus membangun kepercayaan pada kemandiriannya dan pada Moms

3. Perhatian

Sebelum berpisah pusatkan perhatian padanya dan berikan kasih sayang.

Kemudian ucapkan selamat tinggal dengan cepat terlepas dari rengekan atau tangisannya, agar Moms tetap konsisten.

 

4. Patuhi Janji dan Spesifik

Jika Moms sudah berjanji untuk kembali pukul 15.00, tepatilah janji itu. Lebih dari itu, sampaikanlah secara spesifik. Misalnya, “Mama akan pulang setelah Adik makan kue camilan.”

Ketika Moms tidak bisa hadir tepat waktu, sampaikanlah permintaan maaf dan jelaskan alasannya.

Ketika menginap, bicaralah tentang kepulangan dari perjalanan dinas dalam istilah "tidur". Alih-alih mengatakan, "Nanti Bunda pulang 3 hari lagi," katakan, "Bunda pulang setelah Adik tidur 3 kali ya." Jika khawatir anak tidak bisa beradaptasi untuk hidup tanpa Moms, konsultasikan dengan dokter anak.

 

Source : https://www.orami.co.id/

Artikel Lainnya

Ketika anak mengeluarkan ingus, maka orang tua sering tertukar mengira si kecil terkena pilek, influesza atau common cold. Karena ketiga kondisi ini masih sering disalahartikan karena kondisi nya miri...

Pada sebuah artikel tentang mimisan di situs resmi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), Dr. Fitri Primacakti, SpA(K), menjelaskan bahwa mimisan merupakan salah satu gejala yang sering dikeluhkan orang...

TIDUR merupakan hal yang sangat penting bagi bayi. Kualitas tidur bayi berpengaruh tidak hanya pada perkembangan fisik, tetapi juga terhadap perkembangan emosinya. Kuantitas dan kualitas tidur seorang...

Saat si kecil mogok makan jangan dulu panik, cari tahu penyebab dan solusi yang tepat saat balita menjalankan aksi tutup mulit alias mogok makan : 1. Sakit Kondisi tenggoroakannya yang radang, a...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................