Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang be...
Selasa, 28 Juni 2016 | 09:12 WIB Penulis : Erni Wulandari
Mudik atau melakukan perjalanan jauh saat libur lebaran memang menyenangkan bagi keluarga. Selain dapat berkunjung kepada sanak saudara, mudik juga menjadi sarana membentuk hubungan yang baik di keluarga. Namun, perjalanan jauh sangat berisiko membuat anak sakit. Terdapat beberapa penyakit langganan anak saat mudik. Untuk itu, Bunda membutuhkan antisipasi jika si kecil jatuh sakit saat berlibur panjang.
Antisipasi nya Bunda baiknya anak mengonsumsi makanan dalam porsi sedikit namun berkali-kali dan tetap bergizi. Dorong anak untuk melihat ke luar mobil dan mendapatkan udara segar. Sesekali Bunda harus membuka jendela mobil untuk mendapatkan udara segar. Gunakan bantal agar menimalkan gerakan kepala. Jika perjalanan sangat jauh ada baiknya sering berhenti. Berjalan kaki sebentar akan membantu mengurangi rasa mabuk perjalanan pada anak.
Antisipasinya Saat anak diare, Bunda harus memastikan si kecil tetap dehidrasi. Air minum dan ASI bagi bayi harus terus anak konsumsi. Siapkan tisu basah atau hand sanitizer untuk memastikan tangan tetap bersih saat makan. Buah dan sayuran yang Bunda bawa dari rumah juga perlu dimasak dengan matang atau dicuci dengan baik. Ada baiknya membawa bekal lauk pauk dari rumah seperti daging dan ikan. Pastikan alat makan hingga makanan yang dimakan tetap bersih.
Mengatasi penyakit langganan anak saat mudik harus dimulai dari persiapan yang matang. Pastikan Bunda mengetahui alergi dan membawa obat-obatan yang memang ia miliki. Bunda juga perlu membawa atau mencatat riwayat kesehatan anak seperti imunisasi yang ia terima atau kondisi-kondisi tertentu seperti alergi. Hal ini akan membantu dokter setempat mengetahui obat dan penanganan yang coock untuk si kecil.
Sumber : Nakita
Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang be...
Mams, pernah nggak sih kepikiran, kapan si kecil sebaiknya mulai sekolah? Banyak orang tua bertanya- tanya soal usia ideal anak untuk sekolah—apakah lebih cepat lebih baik atau justru menunggu ...
Masa pandemi tak pelak membuat banyak orang stres, tak terkecuali anak dan remaja. Tak ada aktivitas pergi ke sekolah, tak ada agenda berlibur, atau bermain bersama teman-teman rentan membuat ana...
Seiring bertambahnya usia Si Kecil, kemampuannya untuk bersosial pun tentu semakin baik. Di usia sekolah, Si Kecil diharapkan sudah mampu untuk mudah berteman, tanpa perlu ditemani orang tua lagi.Agar...
WhatsApp ×