Belum lama ini saya sempat diundang menghadiri acara Healthtalk Ciputra Medical Centre dengan topik soal perkembangan anak, khususnya mengenai bagaimana mengenali anak dengan Attention Deficit Hyperac...
Rabu, 28 Desember 2016 | 09:40 WIB Penulis : Erni Wulandari
Memiliki anak yang cerdas adalah idaman para orangtua. Untuk itu berbagai informasi tentang cara membuat cara membuat anak lebih cerdas banyak dicari para orangtua, meskipun sebuah penelitian dari Universitas Queensland, Australia pada tahun 2003 mengatakan bahwa 20 hingga 40% dari kecerdasan anak adalah faktor genetik, hal tersebut bukan berarti membuat orang tua mencari cara untuk membuat anaknya lebih cerdas.
Salah satu cara orangtua untuk membuat anak lebih cerdas adalah mendengarkan musik sejak dalam kandungan.
Berikut adalah cara membuat anak lebih cerdas yang di kutip dari Time
1. Berikan pelajaran musik
Cara membuat anak lebih cerdas pertama adalah memberikannya pelajaran musik, selain hanya menperdengarkan musik pada anak, memberikan pelajaran musik juga dapat membuat anak lebih pintar. Sebuah riset menunjukan bahwa jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mempelajari musik, anak yang belajar musik memiliki peningkatan IQ lebih cepat. Bahkan belajar musik juga bermanfaat bagi orang yang lebih tua.
2. Biarkan anak bermain
Ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa mereka yang lebih senang bermain lebih bodoh karena menghabiskan waktu sia-sia. Padahal bermain dapat membuat kondisi anak lebih baik dapat mempercepat anak mempelajari bahasa baru sebanyak 20%.
3. Jangan bacakan buku, membacalah bersama mereka
Jangan biarkan anak hanya menatap gambar-gambar pada buku saat Bunda membacakan buku tersebut untuknya. Ajaklah si kecil untuk membaca bersama Bunda, itu adalah salah satu cara terbaik membuat anak lebih pintar. Sebab membaca buku bersama adalah cara yang efektif untuk memperkenalkan anak kemampuan literasi sejak dini.
4. Pastikan tidur anak cukup
Ternyata, kurang tidur 1 jam saja dari waktu normal dapat membuat kemampuan otak anak berkurang 2 tahun dari umurnya. Jadi, biasakan anak Anda untuk tidur cukup.
5. Biasakan disiplin, bukan hanya mengejar IQ tinggi
Menurut para pakar, disiplin diri adalah kunci yang lebih penting untuk meraih hidup sukses dibanding dengan IQ yang tinggi. Puluhan studi telah memverifikasi bahwa kemauan adalah kunci paling penting bagi keberhasilan individu.
Itu artinya, sebagai orangtua Anda perlu untuk membangun kedisiplinan diri pada anak. Hal ini dapat dimulai dengan membiasakan mereka tepat waktu dalam segala hal.
6. Mengulang apa yang didengar dan dibaca
Otak manusia akan lebih menyerap sesuatu saat informasi yang masuk ke dalam otak diulang kembali. Untuk itu, misalnya Anda memberikan informasi pada anak-anak, cobalah untuk meminta mereka mengulangi apa informasi yang baru saja Anda berikan.
Hal ini berlaku juga bagi orang dewasa. Sediakan 30 persen waktu untuk membaca dan 70 persen lainnya untuk menguji diri sendiri atas apa yang telah dibaca. Cara ini akan lebih efektif.
7. Buat anak selalu bahagia
Anak-anak yang bahagia akan lebih cepat pintar dari pada yang tidak. Banyak penelitian telah memverifikasi hal ini.
Bagaimana cara membuat anak bahagia? Pertama-tama, buat diri Anda sendiri bahagia. Anda tidak mungkin menularkan kebahagiaan jika Anda sendiri tidak bahagia.
8. Teman sebaya yang cerdas
Salah satu hal yang signifikan dalam membentuk sifat dan kecerdasan anak adalah lingkungan bermain mereka. Jika selama ini pengaruh teman sebaya sering dilihat sisi negatifnya, tetapi ternyata teman sebaya pun mampu untuk merangsang kecerdasan Anak.
Hal yang sama berlaku bagi remaja. Mahasiswa misalnya, untuk meningkatkan IPK, salah satu caranya adalah dengan memiliki teman kos yang cerdas. Dengan sering bergaul bersama orang cerdas maka transfer wawasan secara sadar atau pun tidak, sedang berlangsung.
Belum lama ini saya sempat diundang menghadiri acara Healthtalk Ciputra Medical Centre dengan topik soal perkembangan anak, khususnya mengenai bagaimana mengenali anak dengan Attention Deficit Hyperac...
Ada dua jenis sayuran yang kini di jual dipasaran sayur segar dan sayur beku. Di antara kedua jenis sayuran ini, sayuran beku tidak dianjurkan karena dianggap tidak segar dan memiliki bahan pengawet, ...
Menginjak usia 3 tahun, pada dasarnya balita tidak akan sulit belajar sopan santun. Ia akan senang meniru dan mengingat perilaku sopan seperti yang Anda contohkan. Yang bisa Anda lakukan: Mengaj...
Saat cuaca tak menentu atau pancaroba biasanya anak cenderung lebih rentan sakit. Flu, demam, batuk, radang tenggorokan, diare bahkan demam berdarah bisa mengintai si kecil termasuk anggota keluarga l...
WhatsApp ×