Anak tidak bisa ‘diam’, adalah hal biasa. Membuka tutup pintu lemari berulang-ulang, mengosongkan isi keranjang dan menyembunyikan sesuatu, adalah cara anak mengeksplor apa yang ada di sek...
Selasa, 24 Januari 2017 | 09:26 WIB Penulis : Erni Wulandari
Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh melawan infeksi. Tubuh butuh meningkatkan suhu badan untuk membunuh kuman. Dalam banyak khasus, demam sebenarnya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.
Berikut fakta yang perlu Bunda tanamkan dalam pikiran serta beberapa tips mengatasi demam pada anak.
Demam dapat terjadi dalam kurun waktu yang bervariasi, mulai dari sehari hingga tiga hari.
Tergantung situasi, sebaiknya tanyakan hal ini pada dokter anka. Kendati pada umumnya orangtua tidak perlu mengukur suhu badan terlalu sering.
Termometer digital adalah yang terbaik. Selain dapat membaca akurat, termometer digital dapat digunakan untuk mengukur suhu secara bervariasi. Bida secara oral, rektal juga diketiak.
Berikut yang dapat Bunda lakukan ketika Bunda mendapati anak demam :
* Gunakan asetaminofen untuk anak usia 2 tahun ke atas dan ibuprofen untuk anak usia 6 bulan keatas ( berdasarkan saran dokter )
* Berikan kompres dingin di dahi anak yang demam. Namun jika anak mulai menggigil, sebaliknya kompres jangan terlalu dingin.
* Lap sekujur badan si kecil dengan spons mandi dan air suam-suam kuku. jika anak mulai menggigil hentikan hal tersebut.
* Jaga suhu ruangan tetap nyaman, tidak terlalu dingin atau panas
* Beri anak pakaian yang tipis serta selimut tipis.
* Pastikan anak minum banyak agar tidak dehidrasi
Anak tidak bisa ‘diam’, adalah hal biasa. Membuka tutup pintu lemari berulang-ulang, mengosongkan isi keranjang dan menyembunyikan sesuatu, adalah cara anak mengeksplor apa yang ada di sek...
Warna-warna kuteks atau cat kuku yang begitu cerah memang bisa menarik keinginan anak untuk mencobanya. Hal ini mungkin membuat Bunda bertanya-tanya, apakah aman jika anak menggunakan kuteks? Untuk me...
Saat cuaca tak menentu atau pancaroba biasanya anak cenderung lebih rentan sakit. Flu, demam, batuk, radang tenggorokan, diare bahkan demam berdarah bisa mengintai si kecil termasuk anggota keluarga l...
Camilan asin memang menjadi favorit bagi anak-anak, dan Moms mungkin berusaha sebisa mungkin untuk menghindari Si Kecil dari konsumsi camilan kaya MSG (monosodium glutamat) seperti makanan chiki. M...
WhatsApp ×