Bayi sebenarnya sudah bisa berenang sejak ia lahir. Meski demikian, waktu terbaik untuk membawa bayi ke kolam renang adalah saat ia berusia 6 bulan ke atas. Selain menyenangkan, berenang ...
Senin, 05 Juni 2017 | 10:33 WIB Penulis : Erni Wulandari
Dengan alasan menghemat waktu dan tenaga, karena waktu sahur yang pendek, untuk makan sahur biasanya kita menghangatkan kembali makanan matang yang sebelumnya kita simpan di kulkas. Namun ternyata tak semua makanan aman dipanaskan kembali, karena proses pemanasan dapat mengubah struktur kimia dalam makanan yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Empat sayuran di bawah ini, menurut Jansen Ongko, MSc, RD, konsultan gizi dan pendiri www.lagizi.com, sebaiknya tidak dihangatkan kembali.
Jamur
Jika sudah telanjur memasak jamur dalam porsi yang cukup besar, lebih baik mengonsumsinya dalam keadaan dingin tanpa perlu melakukan pemanasan kembali. Pemanasan pada jamur dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare atau perut kembung.
Brokoli
Rutin mengonsumsi brokoli dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Namun, brokoli juga mengandung nitrat, yang apabila dipanaskan berulang, dapat memicu tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.
Seledri
Sayuran ini biasanya digunakan sebagai penguat aroma sup. Sayuran ini juga kaya akan kandungan gizi, seperti vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, C, E, dan K. Pemanasan berulang pada seledri akan merusak kandungan gizi yang di dalamnya. Pada seledri juga terdapat nitrat yang akan berubah menjadi nitrit apabila dipanaskan secara berulang. Apabila ingin menggunakan seledri, lebih baik taburkan saja irisan saledri mentah di atas sup yang akan dihidangkan agar tetap dapat memperoleh kandungan gizinya.
Bayam
Bayam mengandung zat besi. Itu sebabnya sayuran ini akan berwarna kehitaman setelah beberapa jam dimasak. Bayam memang tak boleh dipanaskan berulang kali. Hal ini disebabkan karena oksidasi pada zat besi bayam akan membahayakan tubuh. Kandungan zat besi akan berubah menjadi karsinogen yang memicu timbuhlnya kanker, setelah dipanaskan kembali. Sementara kandungan nitrat pada bayam akan berubah menjadi nitrit yang juga bersifat karsinogenik.
Sumber : AyahBunda
Bayi sebenarnya sudah bisa berenang sejak ia lahir. Meski demikian, waktu terbaik untuk membawa bayi ke kolam renang adalah saat ia berusia 6 bulan ke atas. Selain menyenangkan, berenang ...
Mainan dari barang bekas untuk anak TK tidak hanya menghibur tetapi juga mengajarkan mereka tentang pentingnya daur ulang dan kreativitas. Terlebih, salah satu cara untuk menghemat pengeluaran bias...
Pada sebuah artikel tentang mimisan di situs resmi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), Dr. Fitri Primacakti, SpA(K), menjelaskan bahwa mimisan merupakan salah satu gejala yang sering dikeluhkan orang...
Berikut 10 cara merawat rambut anak mulai dari bayi hingga usia batita: Hindari mencuci rambutnya setiap hari ya Bu apalagi pada bayi yang baru lahir. Hanya gunakan shampo dua kali saja dalam se...
WhatsApp ×