Morning Sickness

Kamis, 15 Januari 2026 | 15:09 WIB Penulis :


Beberapa bumil mungkin mengalaminya sepanjang hari, bahkan hingga larut malam. Jangan khawatir, kondisi ini umumnya berkurang secara bertahap pada trimester kedua kehamilan.

Penyebab Morning Sickness

Terdapat beberapa hal yang bisa memicu terjadinya mual dan muntah di pagi hari, yaitu:

  • Perubahan hormonal

Peningkatan kadar hormon kehamilan, seperti human chorionic gonadotropin (hCG) dan estrogen, diduga menjadi salah satu penyebab utama morning sickness

Kadar hormon yang terlalu tinggi bisa memengaruhi kerja sistem pencernaan sehingga memicu mual dan muntah.

  • Perubahan fisik

Ciri ciri hamil yang paling kentara bisa dilihat dari perubahan fisik. Mulai dari rahim yang membesar, peningkatan aliran darah ke organ reproduksi, dan peningkatan detak jantung. 

Nah, semua perubahan fisik tersebut nyatanya bisa mempengaruhi fungsi sistem pencernaan sehingga memicu mual.

  • Kepekaan terhadap bau dan rasa

Beberapa ibu hamil juga menjadi lebih sensitif  terhadap bau dan rasa tertentu. Bau makanan, minuman, atau yang umumnya tidak menyebabkan mual pada orang lain, bisa memicu mual dan muntah pada ibu hamil.

Faktor Risiko Morning Sickness

Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan morning sickness pada ibu hamil. Di antaranya, yaitu:

  • Punya riwayat morning sickness sebelumnya

Wanita yang mengalami morning sickness pada kehamilan sebelumnya, kemungkinan mengalami gejala serupa pada kehamilan berikutnya.

  • Riwayat mual-mual saat menstruasi

Wanita yang mengalami mual-mual atau sindrom pramenstruasi yang parah sebelum hamil lebih berisiko mengalami kondisi ini.

  • Faktor genetik

Kenyataannya, faktor genetik juga membuat seorang wanita mual dan muntah saat hamil. Jika ibu atau saudara perempuan mengalaminya saat hamil, kemungkinan kamu juga berisiko mengalami kondisi yang serupa.

  • Kehamilan kembar

Hamil kembar atau lebih juga meningkatkan risiko mual dan muntah saat hamil. Sebab kehamilan ganda umumnya disertai dengan peningkatan kadar hormon kehamilan yang lebih tinggi.

  • Mabuk perjalanan

Wanita yang rentan mengalami mabuk perjalanan, kemungkinan juga rentan mengalami mual dan muntah saat hamil. Hal ini mungkin berkaitan dengan sensitivitas terhadap pergerakan dan perubahan posisi tubuh.

  • Riwayat migrain

Wanita dengan riwayat migrain atau gangguan kepala lainnya mungkin berisiko lebih tinggi untuk mengalami morning sickness.

  • Usia muda

Wanita yang hamil di usia muda, terutama di bawah usia 20 tahun, cenderung lebih rentan mengalami mual dan muntah di pagi hari. 

Jika kamu merasakan tanda-tanda kehamilan, ketahui Cara Menghitung Usia Janin dengan Kalkulator Kehamilan.

Gejala Morning Sickness

Gejala utama kondisi ini adalah kombinasi mual dan muntah. Namun, setiap ibu hamil mungkin mengalami ciri ciri hamil yang lebih beragam, seperti berikut:

  • Mual

Sensasi tidak enak di perut atau ingin muntah merupakan ciri ciri hamil yang sering terjadi. Kondisi ini bisa ringan hingga parah. Mual kerap timbul pada pagi hari setelah bangun tidur, tetapi juga bisa terjadi kapan pun.

  • Muntah

Selain mual, muntah adalah ciri ciri hamil lainnya. Ini adalah respons tubuh untuk mengeluarkan isi perut. Bumil bisa muntah sesekali ataupun secara teratur. 

Muntah biasanya terjadi setelah mual. Ibu hamil akan merasakan kelegaan sesaat setelah muntah. 

  • Sensitivitas terhadap bau dan rasa

Morning sickness tidak sebatas mual dan muntah saja. Bumil juga menjadi lebih peka terhadap bau dan rasa tertentu. Ini juga termasuk ciri ciri hamil yang cukup umum.

Untuk orang lain, bau makanan, minuman, atau lainnya mungkin terkesan biasa saja. Namun, bagi ibu hamil, bau ini bisa sangat menyengat sampai memicu mual. Ketahui pula Tanda-Tanda Kehamilan di Minggu Pertama lainnya.

  • Penurunan nafsu makan

Indera penciuman yang semakin tajam bisa menurunkan nafsu makan bumil. Apalagi juka disertai mual dan muntah, hal ini bisa menghilangkan selera makan. 

  • Kelelahan

Ciri ciri morning sickness juga bisa berupa kelelahan. Mual dan muntah yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelelahan pada wanita hamil. 

  • Perubahan berat badan

Akibat penurunan nafsu makan dan kelelahan, bumil juga rentan mengalami penurunan berat badan. 

Pada umumnya, morning sickness terjadi pada trimester pertama kehamilan, mulai sekitar 6 minggu hingga 12 minggu kehamilan. Namun, beberapa wanita bahkan dapat mengalaminya di sepanjang kehamilan.

Artikel Lainnya

Berat badan normal bayi 7 bulan berjenis kelamin laki-laki umumnya adalah 6,7–10 kg dengan panjang kira-kira 65–73 cm. Sementara itu, bayi 7 bulan berjenis kelamin perempuan rata...

Bayi, batita, balita, anak-anak, hingga remaja membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang dari orang dewasa. Hal ini diperlukan guna mendukung perkembangan mental dan fisik mereka. Dalam dunia...

Bayi baru lahir memang masih dalam tahap penyesuaian dengan kehidupan di luar kandungan. Namun, di usianya yang baru beberapa hari, ia sudah mampu melakukan beberapa gerakan refleks, seperti membuka...

Ibu hamil boleh berpuasa jika kondisi kehamilannya dinyatakan sehat oleh dokter/bidan atau petugas kesehatan lain. Oleh karena itu, untuk orang hamil yang ingin ikut menjalani ibadah puasa, sebaiknya ...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................