Benarkah Bayi Menangis Bisa Kuatkan Paru-paru?

Jumat, 14 Februari 2020 | 13:14 WIB Penulis :


Kebanyakan orangtua masih beranggapan bahwa bayi memang perlu menangis supaya jantung dan paru-parunya lebih kuat. Parahnya, beberapa orangtua sengaja membuat anaknya menangis. Benarkah?

Menurut William Sears, M. D., jawabannya adalah ‘tidak’. Selain berakibat buruk pada bayi, membiarkan bayi terus menangis juga membuat mama melawan intuisi dasar yang ia miliki untuk segera merespon tangis. Jika dibiarkan, lama kelamaan mama bisa menjadi tidak peka terhadap ‘bahasa’ yang diberikan oleh bayinya.

Ketika bayi menangis, secara biologis tangisan itu akan mempengaruhi tubuh mama dan menimbulkan emosi yang sangat kuat untuk segera bertindak. Secara naluriah, mama akan bergegas mencari tahu apa yang terjadi, atau apa yang dibutuhkan bayinya.

Sesuatu yang alamiah ini sebaiknya tidak diabaikan, karena itu sama artinya dengan mengabaikan kebutuhan anak. Jangan heran jika suatu saat nanti mama justru akan terpaksa menghadapi ‘pemberontakan’ anak akibat perasaan tidak dipedulikan. Pemberontakan yang dilakukan anak bisa muncul dalam berbagai bentuk, lho, Mom.

Lalu bagaimana? “Sebaiknya, dengarkanlah suara hati Anda,” saran Dr. Sears. Bila Anda merasa perlu bergegas menanggapi tangisan bayi karena ia memang membutuhkan sesuatu yang mendesak, lakukan segera! Sebaliknya, Anda boleh menunda sebentar ‘panggilan’ si kecil jika Anda tahu sebenarnya ia baik-baik saja.

Yang penting, tak perlu panik atau bereaksi berlebihan ketika bayi menangis. Tanggapi dengan tenang, kemudian dekap dan ayun dia dengan penuh kasih sayang. Biasanya cara ini akan membuat bayi cepat tenang, karena ia dapat merasakan tidak ada sesuatu yang perlu ia khawatirkan.

 

Source: parenting.co.id

Artikel Lainnya

Cara merawat tali pusar bayi yang benar agar cepat kering hingga puput penting diketahui oleh para orangtua baru untuk mencegah terjadinya infeksi dan iritasi pada kulit bayi. Perawatan tali pusar ...

Moms, terkena gigitan serangga saat hamil biasanya amat menjengkelkan. Tapi, gigitan serangga biasanya sebagian besar tidak berbahaya dan dapat menyebabkan iritasi ringan pada kulit. Namu...

Khususnya pada ibu bekerja, kesibukan terkadang membuat mereka telat memerah air susu ibu (ASI). Lantas, jika memerah ASI terlalu sering dilakukan, ada efeknya pada penurunan produksi ASI? Diungkap...

Pernahkah bayi Anda terus-menerus rewel meski sudah diberikan susu? Bisa jadi ini bukan soal kurangnya asupan, melainkan karena overfeeding. Memberi banyak susu pada bayi memang kerap dilakukan dengan...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................