Tips agar Anak Tetap Nyaman Saat Beraktivitas di Cuaca Panas

Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB Penulis :


Tidak hanya itu, anak yang terlalu lama beraktivitas di bawah terik matahari juga lebih rentan mengalami panas dalam. Kondisi ini umumnya dipicu oleh kurangnya asupan cairan, paparan panas berlebih, serta konsumsi makanan atau minuman yang kurang sesuai saat cuaca panas. 

Gejala panas dalam pada anak dapat dikenali dari sejumlah tanda, seperti bibir pecah-pecah, sariawan, dan tenggorokan yang terasa kering atau tidak nyaman. Pada beberapa kasus, anak juga bisa merasa tidak enak badan, lebih mudah haus, serta mengalami penurunan nafsu makan. 

Berbagai Cara Melindungi Anak Saat Cuaca Panas

Untuk melindungi Si Kecil saat cuaca panas, sebaiknya Bunda batasi aktivitasnya di luar ruangan saat sinar matahari sedang terik-teriknya, yaitu pada pukul 10.00–16.00. Selain itu, lakukan beberapa cara berikut ini untuk membuat Si Kecil tetap nyaman beraktivitas saat cuaca panas: 

1. Oleskan krim tabir surya 

Mengoleskan krim tabir surya atau sunscreen bermanfaat untuk melindungi anak dari sinar matahari. Agar hasilnya maksimal, oleskanlah krim tabir surya dengan SPF 30 atau lebih, sekitar 30 menit sebelum Si Kecil beraktivitas di luar ruangan. 

Sebisa mungkin, ulangi penggunaan krim tabir surya setiap 2 jam atau setelah anak berkeringat. Selain krim tabir surya, kenakan juga Si Kecil topi untuk melindunginya dari paparan sinar matahari.

2. Gunakan pakaian yang nyaman

Memakaikan Si Kecil pakaian yang nyaman sebelum ia beraktivitas di cuaca yang nyaman juga tak kalah penting. Pilihlah pakaian yang berwarna terang dengan bahan yang bisa menyerap keringat dengan baik, seperti katun atau linen.

Selain itu, akan lebih baik lagi jika pakaian yang dikenakan Si Kecil mampu menutupi lengan atau kakinya, misalnya kaos berlengan panjang dan celana panjang. Ini berguna untuk melindungi kulitnya dari sengatan matahari sekaligus mencegahnya dari gigitan nyamuk atau serangga. 

3. Penuhi kebutuhan cairan

Dehidrasi rentan terjadi ketika anak bermain atau beraktivitas di cuaca panas. Untuk mencegahnya, Bunda disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan Si Kecil. Berikanlah Si Kecil air putih sebelum beraktivitas dan setiap 20 menit sekali saat ia beraktivitas. 

Bunda juga perlu memperhatikan kondisinya di cuaca panas. Jika Si Kecil terlihat kelelahan, kehausan, dan lemas,  Bunda sebaiknya segera mengajaknya ke tempat yang lebih sejuk dan memberinya minum yang cukup.

4. Siapkan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)

Saat menemani Si Kecil beraktivitas di luar ruangan, ada baiknya Bunda juga menyiapkan kotak P3K, ya. Isilah kotak P3K dengan plester, kasa, spray antiseptik, dan termometer.

Tidak hanya itu, Bunda juga bisa memasukkan tisu atau waslap ke dalam kotak P3K. Ini bisa digunakan untuk menyeka keringat Si Kecil agar tidak muncul iritasi kulit akibat biang keringat.

5. Gunakan losion antinyamuk

Selain sunscreen, oleskan juga losion antinyamuk pada kulit Si Kecil saat ia berkegiatan di luar ruangan. Hal ini bermanfaat untuk mencegahnya terkena gigitan nyamuk atau serangga. Bunda disarankan untuk memilih losion antinyamuk yang mengandung DEET atau picaridin.

Ketika mengoleskan losion antinyamuk, hindari penggunaannya secara berlebihan di area jari yang mudah terjilat oleh anak. Ini bertujuan untuk menghindari tertelannya losion antinyamuk secara tidak sengaja. 

6. Berikan minuman dengan bahan alami

Selain air putih, Bunda juga dapat memberikan minuman atau larutan penyegar khusus anak yang mengandung bahan alami, seperti gypsum fibrosum dan calcitum, untuk membantu meredakan gejala panas dalam pada anak. 

Pastikan Bunda memilih produk larutan penyegar yang sudah terdaftar di BPOM agar aman dikonsumsi Si Kecil. Agar Si Kecil lebih semangat minum, Bunda bisa memberikan minuman dengan rasa buah yang segar. Dengan begitu, kebutuhan cairannya tetap terpenuhi dan ia tetap nyaman dan bebas beraktivitas di cuaca panas.

 

 

Source : Alodokter 

Artikel Lainnya

Salah satu mainan yang akrab dengan anak-anak adalah puzzele. Bukan hanya sekedar bermain, permainan yang satu ini punya sederet manfaat bagi si kecil. Apa saja manfaatnya ? Studi yang dilakukan Un...

Tabrakan yang terjadi saat mobil melaju pada kecepatan 50 km/jam akan menyebabkan penumpang terlempar dengan kekuatan hingga 60 kali berat tubuhnya. Nah, car seat (dan juga sabuk pengaman) berfungsi m...

Tidak hanya itu, anak yang terlalu lama beraktivitas di bawah terik matahari juga lebih rentan mengalami panas dalam. Kondisi ini umumnya dipicu oleh kurangnya asupan cairan, paparan panas b...

Biang keringat cenderung kambuhan, terutama ketika suhu udara meningkat. Kurangi biang keringat dengan cara berikut : 1. Pilih Baju Berbahan Katun. Suhu dan kelembapan tinggi membuat si kecil mudah...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................